Demo Dini Hari di Depan Kantor Polisi Bekasi, 2 Anggota Ormas Ditangkap

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi demo. Dok. TEMPO/Pius Erlangga

    Ilustrasi demo. Dok. TEMPO/Pius Erlangga

    TEMPO.CO, Jakarta - Kapolres Metro Bekasi Kota Komisaris Besar Aloysius Suprijadi mengatakan, pihaknya sempat menangkap dua pendemo di depan Markas Polresta Bekasi pada Rabu dini hari, 9 Juni 2021.

    Massa yang merupakan anggota ormas Pemuda Batak Bersatu atau PBB memenuhi halaman kantor polisi tersebut. 

    "Biasa kalau kaya unjuk rasa provokatornya kami ambil. Dua orang provokatornya dari PBB," ujar Aloysius saat dikonfirmasi, Rabu, 9 Juni 2021. 

    Aloysius menjelaskan kedua orang yang ditangkap itu kini sudah dibebaskan. Mereka sempat dicecar beberapa pertanyaan oleh petugas terkait demonstrasi itu. 

    ADVERTISEMENT

    Mengenai alasan pembubaran demo dari PBB, Aloysius mengatakan hal itu karena massa menggelar aksi pada pukul 01.00 dini hari. Ia menampik kabar yang mengatakan sempat terjadi kerusuhan antara petugas kepolisian dengan pendemo. 

    "Itu kejadian jam 1 pagi. Massa ga mau bubar, ya kami dorong aja," ujar Aloysius. 

    Belum diketahui penyebab massa menggelar demonstrasi di depan Mapolresta Bekasi itu. Namun dari informasi yang beredar, massa PBB sempat bentrok dengan massa dari ormas Gerakan Masyarakat Peduli Akidah atau Gempa, hingga mengakibatkan dua orang terluka dan dilarikan ke rumah sakit. 

    Baca juga: Terungkap, Bentrok Dua Ormas di Bekasi Dipicu Rebutan Limbah

    M JULNIS FIRMANSYAH 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.