Kepatuhan Warga DKI Taati Protokol Kesehatan Merosot, DKI: 20-30 Persen

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Personil Satpol PP melakukan operasi yustisi di Kawasan Cipinang, Jakarta, Selasa, 15 Juni 2021. Operasi itu untuk menegakan penerapan protokol kesehatan, terutama dalam penggunaan masker guna menekan penyebaran virus corona disaat peningkatan derastis kasus aktif positif COVID-19 di DKI Jakarta. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Personil Satpol PP melakukan operasi yustisi di Kawasan Cipinang, Jakarta, Selasa, 15 Juni 2021. Operasi itu untuk menegakan penerapan protokol kesehatan, terutama dalam penggunaan masker guna menekan penyebaran virus corona disaat peningkatan derastis kasus aktif positif COVID-19 di DKI Jakarta. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan tingkat kepatuhan warga Ibu Kota menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 merosot. Dinas Kesehatan kepatuhan warga yang memakai masker masih di kisaran 60-70 persen pada akhir tahun lalu.

    "Tapi di akhir-akhir ini menurun menjadi sekitar 20-30 persen," kata dia dalam diskusi daring yang diunggah di Youtube BNPB Indonesia, Kamis, 17 Juni 2021.

    Data itu didapati dari survei yang dilakukan pemerintah DKI. Dengan hasil yang menurun ini, dia berujar, pihaknya harus terus mengimbau agar masyarakat disiplin menjalankan protokol kesehatan.

    "Meski vaksinasi sudah dilakukan dua kali, tapi tetap protokol kesehatan menjadi sesuatu yang penting yang terus-menerus menjadi budaya yang kita lakukan," ujar dia.

    Widyastuti menyampaikan, Pemprov DKI terus melakukan pengawasan protokol, baik di perkantoran, tempat makan, dan lokasi lainnya. Petugas memang masih mendapati pelanggaran protokol kesehatan.

    Buktinya, denda yang diperoleh dari penegakan pelanggaran protokol sudah mencapai Rp 1 miliar. Dia menduga, masyarakat barangkali merasa pemerintah sudah terlalu lama membatasi aktivitasnya.

    "Sehingga saat kemarin sempat menurun jumlah kasus di DKI, warga DKI ini sedikit berkurang ketaatannya terhadap protokol kesehatan," jelas dia.

    Baca juga: Pemprov DKI Hentikan Uji Coba Sekolah Tatap Muka Tahap Kedua, Sebab...

    #Jagajarak #Pakaimasker #Cucitangan


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.