Berita Terpopuler: Makelar di Bantaran Kali Ciliwung hingga Syarat Damai Luhut

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Anies Baswedan dalam acara penyerahan tabung oksigen oleh Polda Metro Jaya di kawasan Monas, Jakarta Pusat, pada Selasa, 27 Juli 2021. Tempo/Adam Prireza

    Gubernur Anies Baswedan dalam acara penyerahan tabung oksigen oleh Polda Metro Jaya di kawasan Monas, Jakarta Pusat, pada Selasa, 27 Juli 2021. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.CO, JakartaBerita terpopuler kanal Metro hari ini, Ahad, 26 September 2021 adalah pengakuan warga bantaran Kali Ciliwung tentang makelar yang berusaha merayu warga agar menyerahkan pengurusan ganti rugi tanah mereka dengan imbalan tertentu. Juga tentang pesan Gubernur Anies Baswedan kepada mahasiswa Uhamka dalam kuliah perdana. 

    Berita ketiga terpopuler adalah kubu Luhut yang membuka peluang berdamai dengan Haris Azhar dengan syarat.

    Berikut kilasan berita terpopuler itu:

    1. Warga Taman Harapan RT 015/003, Cawang, Kecamatan Keramat Jati, Jakarta Timur, membenarkan adanya makelar tanah atau biro jasa pembebasan tanah untuk normalisasi Kali Ciliwung di sepanjang Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, sampai Kampung Melayu, Jakarta Timur. “Ada makelar itu memang betul, ada beberapa yang menawarkan jasanya dengan imbalan tertentu,” ujar Sekretaris Taman Harapan, RT 015/003, Cawang, Kramatjati, Jakarta Timur, Imran, kepada Tempo pada 25 September 2021.

    Makelar yang sudah mulai menghampiri warga  sejak awal Agustus 2021 sebagaimana disampaikan oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI). PSI menemukan adanya dugaan makelar tanah yang meminta bayaran kepada warga terdampak pembebasan lahan

    Anggota DPRD DKI dari Fraksi PSI Justin Untayana, 
    mengatakan dugaan adanya makelar dalam bentuk biro jasa itu ditemukannya saat reses di RW 3 Kelurahan Cawang, Jakarta Timur. “Saya dapat laporan bahwa ada biro jasa menyebarkan informasi yang membuat khawatir warga,” kata Justin dalam keterangan tertulisnya pada Selasa, 14 September 2021. Informasi yang beredar adalah pembebasan lahan akan sulit jika warga mengurus sendiri surat-suratnya.

    2. Sebanyak 3.779 mahasiswa mengikuti kuliah perdana Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka atau Uhamka 
    yang dihadiri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan secara daring dan luring, Sabtu siang, 25 September 2021.

    “Sebelum kuliah perdana ini, kami menyelenggarakan Pekan Taaruf yang bertujuan mengenalkan kehidupan kampus,” ujar Rektor Uhamka, Gunawan Suryoputro, dalam sambutannya.

    Pihaknya yakin dengan sejumlah kegiatan tersebut, mahasiswa dapat mengenal budaya akademik yang dilalui. Pelaksanaan Pekan Taaruf tersebut bertujuan untuk mendidik mahasiswa memiliki integritas dan peduli dengan sesama.

    “Saya harap kegiatan yang diselenggarakan dapat menghantarkan kalian menjadi mahasiswa yang berprestasi dan membanggakan orang tua, kampus dan bangsa,” kata Gunawan.

    3.  Kuasa hukum Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Juniver Girsang menjelaskan kliennya sudah siap menjalani pemeriksaan sebagai perlapor atas kasus dugaan pencemaran nama baik dengan terlapor Direktur Lokataru Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulida. Jeniver mengatakan, pihaknya tengah mempersiapkan jadwal yang pas agar Luhut bisa hadir. 

    "Surat panggilan sudah ada di kami, tinggal tentukan waktu aja karena kami akan kumpulkan data-data yang dibutuhkan dalam panggilan itu. Bisa (diperiksa) Senin atau Selasa," ujar Jeniver saat dihubungi, Ahad, 26 September 2021.

    Juniver menerangkan, selain akan memberikan keterangan soal duduk perkara itu, Luhut juga bakal menyerahkan bukti untuk menepis tudingan yang disampaikan terlapor. Namun, Juniver tak menjelaskan detail bukti yang dimaksud. 

    "Iya kami sudah siap diperiksa. Soal tudingan kebohongannya di mana kami sudah siap (tunjukan)," kata Juniver.

    Berita terpopuler selengkapnya dapat dibaca di sini

    Baca: Berita Terpopuler: Riza Patria tentang PPKM hingga Kecelakaan Beruntun di JORR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pro - Kontra Syarat Tes PCR Covid-19 untuk Penerbangan Jawa - Bali

    Syarat terbaru naik transportasi udara antara lain wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR. Kebijakan ini dinilai menyulitkan tak hanya penumpang.