Wabah Terkendali di DKI, Anies Baswedan: Ini Avengers, Bukan Pahlawan Tunggal

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin apel apresiasi tim pemulasaraan jenazah Covid-19 di Posko Monas, Rabu, 22 September 2021. TEMPO/Lani Diana

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin apel apresiasi tim pemulasaraan jenazah Covid-19 di Posko Monas, Rabu, 22 September 2021. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan terkendalinya kasus Covid-19 ibarat film Avengers yang memiliki banyak pahlawan.

    "Ini karena kolaborasi, kerja sama, tidak bisa dikerjakan sendiri. Jadi, ini Avengers, bukan pahlawan tunggal, pahlawannya banyak," kata Anies di Jakarta, Ahad, 27 September 2021.

    Ia mengatakan, berbagai pihak ikut terlibat dalam pengendalian wabah Covid-19 di Jakarta, seperti kepolisian, TNI, Pemprov DKI dan berbagai pihak lainnya termasuk swasta dan organisasi kemasyarakatan di antaranya Karang Taruna.

    "Kami rapat seminggu dua, tiga kali, Pemprov, Kodam, Polda selama sebulan itu hampir tiap hari kemana-mana bersama, mobilitas penduduk dikendalikan," kata dia.

    Anies mengatakan, saat ini kondisi Jakarta sudah terkendali dari pandemi Covid-19. Kasus positif di Ibu Kota saat ini mencapai 0,7 persen atau sudah di bawah standar Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, yakni sebesar lima persen. Ini berarti, dari 100 orang yang dites Covid-19, hanya ada satu yang kemungkinan positif Covid-19.

    Warga melakukan panggilan video saat melihat prosesi pemakaman keluarganya yang meninggal terkonfirmasi positif Covid-19 ke dalam liang lahat di TPU Rorotan, Jakarta Utara, Jumat, 20 Agustus 2021. Kematian akibat wabah Covid-19 secara nasional masih mencapai di angka 1000 perharinya. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Meski persentase kasus positif Covid-19 sudah menurun, Anies menyebut pemeriksaan tidak diturunkan dan tetap tinggi, yakni 11 kali lipat standar WHO. Hasilnya, kata Anies, kasus positif Covid-19 tercatat rendah meski jumlah tes tetap tinggi.

    Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat, selama satu pekan terakhir persentase kasus positif atau positivity rate di Ibu Kota sebesar 0,9 persen. Angka ini jauh lebih rendah dari standar WHO yaitu tak boleh lebih dari 5 persen.

    Selama pandemi di Jakarta telah ditemukan 857.232 kasus konfirmasi positif Covid-19 di Jakarta. Dari jumlah itu, sebanyak 841.719 orang telah dinyatakan sembuh dengan tingkat kesembuhan 98,2 persen, sementara 13.503 orang lainnya meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6 persen.

    Anies mengatakan, meski kasus sudah terkendali ia mengingatkan protokol kesehatan harus tetap dijaga. "Tetap pakai masker, tetap jaga jarak Insya Allah kita bisa terus terkendali," kata dia.

    Baca juga: Anies Baswedan Berharap Karang Taruna Jakarta jadi Paling Aktif se-Indonesia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    LRT Jabodebek Rute Cibubur - Ciracas Bertubrukan, Ini Fakta-faktanya...

    LRT Jabodebek mengalami kecelakaan di antara Stasiun Cibubur Harjamukti dan Ciracas. Direktur Utama PT INKA memberikan penjelasan tentang insiden itu.