Pengunjung Pasar Tradisional di Kota Tangerang Mulai Gunakan PeduliLindungi

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Pengunjung melakukan scan aplikasi Peduli Lindungi di Pasar Mayestik, Jakarta, Rabu, 29 September 2021. Uji coba PeduliLindungi dilakukan di pasar tradisional Pasar Mayestik (Jakarta), Pasar Blok M (Jakarta), Pasar Baltos (Kota Bandung), Pasar Modern BSD (Kota Tangerang Selatan), Pasar Modern 8 Alam Sutera (Kota Tangerang), dan Pasar Wonodri (Kota Semarang).  TEMPO/Subekti.

    Pengunjung melakukan scan aplikasi Peduli Lindungi di Pasar Mayestik, Jakarta, Rabu, 29 September 2021. Uji coba PeduliLindungi dilakukan di pasar tradisional Pasar Mayestik (Jakarta), Pasar Blok M (Jakarta), Pasar Baltos (Kota Bandung), Pasar Modern BSD (Kota Tangerang Selatan), Pasar Modern 8 Alam Sutera (Kota Tangerang), dan Pasar Wonodri (Kota Semarang). TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Tangerang - Pemerintah Kota Tangerang memperluas penggunaan aplikasi PeduliLindungi untuk menekan penularan Covid-19 di sejumlah fasilitas umum, termasuk pasar tradisional. PD Pasar Kota Tangerang memberlakukan penerapan aplikasi PeduliLindungi di dua pasar tradisional, yakni Pasar Anyar dan Pasar Poris.

    Direktur Utama PD Pasar Kota Tangerang Titien Mulyati mengatakan proses penerapan wajib scan PeduliLindungi di pasar masih banyak keterbatasan. "Tidak bisa dibandingkan dengan pusat perbelanjaan mall," kata Titien di Tangerang, Senin 25 Oktober 2021.

    Penggunaan PeduliLindungi di dua pasar ini sudah diajukan dan mendapatkan persetujuan dari Kementerian Kesehatan. Untuk pasar lain masih sosialisasi dan tahap persiapan namun tetap melakukan pengawasan protokol kesehatan yang ketat.

    "Harapan kami  pengunjung masuk ke semua pasar tradisional di Kota Tangerang harus sudah vaksin," kata Titien.

    Penerapan aplikasi PeduliLindungi di lingkungan pasar tradisional, Kata Titien, tidak pada konteks kewajiban saat ingin masuk pasar. Tapi, masih tahap mengajak atau mendorong masyarakat untuk peduli akan pentingnya vaksinasi.

    PD Pasar juga berusaha menambah rasa aman dan nyaman bagi pedagang dan pengunjung dengan penggunaan aplikasi ini. “Tidak bisa dipungkiri tidak mudah menerapkan ini di pasar. Tapi kami berusaha semaksimal mungkin, memastikan yang belanja dan yang menjual itu sudah mendapatkan vaksin,"kata Titien.

    Dengan aplikasi itu, PD Pasar ingin menciptakan kenyamanan dan keamanan untuk berbelanja di pasar rakyat. 

    Pengunjung Pasar Anyar Aryani Dyah 33 tahun mengapresiasi Pemkot Tangerang yang menerapkan pola baru di era pandemi ini. "Ya meskipun harus scan barcode tapi membuat kami tenang sih berbelanja apalagi saat ini Kota Tangerang sudah Level 2," kata Dyah.

    AYU CIPTA

    Baca juga: Cerita Warga Tangerang Protes Mobil Google Street View yang Ngaku Direstui KSP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Prosedur dan Syarat Perjalanan selama PPKM Level 3 Nataru

    Pemerintah mengeluarkan syarat dan prosedur perjalanan selama PPKM saat Natal dan Tahun Baru. Perjalanan ke masuk dari luar negeri juga diperketat.