Bantah Asal Tangkap Naufal Samudra, Polisi: Ada Dua Alat Bukti

Aktor Naufal Samudra bersiap memberikan pernyataan kepada wartawan saat rilis kasus di Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu 8 Januari 2022. Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menetapkan Naufal Samudra sebagai saksi kasus narkoba dan akan menjalani rehabilitasi karena hasil tes urine negatif dan tidak ditemukan barang bukti saat diamankan polisi terkait pengembangan kasus dengan tersangka Ridwan. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mukti Juharsa mengklaim sudah menemukan dua alat bukti kuat sebelum akhirnya melakukan penangkapan terhadap pemain sinetron Naufal Samudra. Penangkapan itu sebelumnya menimbulkan pertanyaan, karena polisi tidak menemukan adanya barang bukti narkotika saat penggerebekan rumah Naufal.

"Ada dua alat bukti. Masa kami tangkap orang tanpa lidik terlebih dahulu," ujar Mukti saat dihubungi, Ahad, 9 Januari 2022.

Salah satu bukti yang membuat polisi menangkap Naufal adalah percakapan di WhatsApp antara selebritas itu dengan seorang bandar narkoba bernama Ridwan. Naufal memesan narkotika jenis LSD ke Ridwan sekitar dua bulan lalu. Namun karena merasa takut ditangkap, Naufal tidak jadi mengambil pesanan narkoba itu.

"Jadi tidak ada yang terburu-buru dalam pengungkapannya, karena yang bersangkutan merupakan pemakai aktif," ujar Mukti.

Sebelumnya, polisi menangkap Naufal di rumahnya yang berada di Jalan Margasatwa Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Jumat sore, 7 Januari 2022. Saat digrebek, Naufal saat itu sedang bersama kekasihnya yang juga selebritas, Dinda Kirana.

"Pacarnya ada di rumah, tapi tidak berada di dalam suatu tempat bersama-sama. Di situ ada orang tuanya, ada sodaranya, jadi mereka dalam situasi normal saja, tidak ada penggunaan dan sebagainya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Endra Zulpan.

Oleh karena itu, polisi tidak turut membawa Dinda Kirana ke Polda Metro Jaya untuk diperiksa. Lalu dari hasil tes urine dan penggeledahan, Naufal terbukti tidak menggunakan narkotika jenis apapun dan polisi tidak menemukan adanya narkoba di rumah Naufal.

Sehingga pada keesokan harinya, polisi tidak menahan Naufal dan hanya menjadikannya saksi dalam kasus ini. Untuk memastikan Naufal tidak kembali menggunakan narkotika, Zulpan mengatakan Naufal bakal menjalani rehabilitasi di RSKO Cibubur, Jakarta Timur.

"Rehab ini tujuannya untuk edukasi. Nanti di sana dia (Naufal Samudra) bukan menjalani hukuman, kan dia bukan tersangka. Nanti di sana diberi edukasi penyuluhan, disembuhkan baik secara mental maupun psikis," kata Zulpan.

M JULNIS FIRMANSYAH

Baca juga: Respons Naufal Samudra harus Rehabilitasi Walau Sudah Negatif Narkotika






Polisi Sebut Adik Keluarga yang Meninggal di Kalideres Aktif Melakukan Ritual

8 jam lalu

Polisi Sebut Adik Keluarga yang Meninggal di Kalideres Aktif Melakukan Ritual

Polisi bakal mengundang ahli sosiologi agama untuk menganalisa tulisan dalam buku yang ditemukan di rumah satu keluarga meninggal di Kalideres.


Polda Duga Ada Ritual Tertentu di Kasus Satu Keluarga Tewas di Kalideres, Ada Mantra dan Kemenyan

9 jam lalu

Polda Duga Ada Ritual Tertentu di Kasus Satu Keluarga Tewas di Kalideres, Ada Mantra dan Kemenyan

Polda Metro Jaya menduga ada ritual tertentu perihal satu keluarga tewas yang beranggotakan empat orang di Kalideres, Jakarta Barat.


Daftar 4 Lokasi SIM Keliling di DKI Jakarta Hari Ini

16 jam lalu

Daftar 4 Lokasi SIM Keliling di DKI Jakarta Hari Ini

Polda Metro Jaya membuka gerai SIM Keliling di empat lokasi Provinsi DKI Jakarta pada Selasa, mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB.


Daftar 11 Lokasi Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

16 jam lalu

Daftar 11 Lokasi Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

Metro Jaya menginformasikan lokasi gerai Samsat Keliling di 11 titik layanan di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi pada hari ini.


Polda Metro Jaya Kirim 25 Relawan untuk Membantu Penanganan Korban Gempa Cianjur

1 hari lalu

Polda Metro Jaya Kirim 25 Relawan untuk Membantu Penanganan Korban Gempa Cianjur

Para relawan yang dikirim Polda Metro Jaya ini untuk membantu korban gempa Cianjur ini berasal dari perkumpulan sosial Siap Bergerak.


Polda Metro Jaya Sebut Banyak Pelat Nomor Kendaraan Dilepas untuk Hindari Tilang Elektronik

1 hari lalu

Polda Metro Jaya Sebut Banyak Pelat Nomor Kendaraan Dilepas untuk Hindari Tilang Elektronik

Polda Metro Jaya masih menggunakan tilang manual untuk menindak pengendara yang ingin menghindari tilang elektronik atau ETLE.


Street Race Bakal Digelar Kembali di Kemayoran, Polda: Balap Liar Berkurang

1 hari lalu

Street Race Bakal Digelar Kembali di Kemayoran, Polda: Balap Liar Berkurang

Kombes Pol Latif Usman mengatakan ajang balapan jalanan Street Race kelima akan digelar kembali di Kemayoran.


Survei: Publik Percaya Kasus Teddy Minahasa Bukti Ada Persaingan Tidak Sehat di Polri

1 hari lalu

Survei: Publik Percaya Kasus Teddy Minahasa Bukti Ada Persaingan Tidak Sehat di Polri

Survei menunjukkan 58,8 persen publik percaya adanya persaingan tidak sehat di tubuh Polri dalam kasus Teddy Minahasa.


Kejagung Jawab Hotman Paris Hutapea & RAPBD DKI 2023 Bengkak Rp 4,7 Triliun Jadi Top 3 Metro

3 hari lalu

Kejagung Jawab Hotman Paris Hutapea & RAPBD DKI 2023 Bengkak Rp 4,7 Triliun Jadi Top 3 Metro

Top 3 Metro hari ini dimulai dari berita Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Ketut Sumedana yang membantah pernyataan Hotman Paris Hutapea.


Berkas Perkara Teddy Minahasa Masuk Kembali ke Kejati DKI, 1 Berkas Lagi Menyusul

3 hari lalu

Berkas Perkara Teddy Minahasa Masuk Kembali ke Kejati DKI, 1 Berkas Lagi Menyusul

Kejati DKI Jakarta telah menerima kembali berkas perkara tersangka mantan Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Teddy Minahasa dalam kasus narkoba.