Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

GP Ansor Kembali Tolak Syafiq Riza Basalamah di Surabaya, Pengajian Tetap Jalan dengan Syarat

image-gnews
PAC GP Ansor Kecamatan Krembangan dan Yayasan Masjid Al-Ikhlas mengadakan mediasi sebelum pengajian Ustaz Syafiq Riza Basalamah di Kantor Sekretariat Yayasan Masjid Al-Ikhlas, Jalan Tanjung Sadar, Krembangan, Kota Surabaya, Sabtu, 2 Maret 2024. Pengajian tetap berjalan dengan syarat tidak provokatif dan menjelekkan atau menyinggung amaliyah serta tradisi Nahdlatul Ulama atau NU. Dok. GP Ansor Kota Surabaya.
PAC GP Ansor Kecamatan Krembangan dan Yayasan Masjid Al-Ikhlas mengadakan mediasi sebelum pengajian Ustaz Syafiq Riza Basalamah di Kantor Sekretariat Yayasan Masjid Al-Ikhlas, Jalan Tanjung Sadar, Krembangan, Kota Surabaya, Sabtu, 2 Maret 2024. Pengajian tetap berjalan dengan syarat tidak provokatif dan menjelekkan atau menyinggung amaliyah serta tradisi Nahdlatul Ulama atau NU. Dok. GP Ansor Kota Surabaya.
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Gerakan Pemuda atau GP Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna atau Banser Kota Surabaya kembali menolak kehadiran Ustaz Syafiq Riza Basalamah. Penolakan kali ini ditujukan kepada kehadiran Syafiq untuk mengisi pengajian di Masjid Al-Ichlas, Jalan Tanjung Sadar, Krembangan, Kota Surabaya, Sabtu,2 Maret 2024.

Sebelumnya, Pengajian Ustaz Syafiq Riza Basalamah di Masjid Assalam Purimas, Gunung Anyar, Kota Surabaya, pada Kamis malam, 22 Februari 2024 berakhir ricuh. Kericuhan terjadi karena kajian tersebut mendapat penolakan dari anggota GP Ansor dan Banser. Video kericuhan itu pun viral di media sosial.

Sekretaris Pengurus Cabang atau PC GP Ansor Kota Surabaya, Rizam Syafiq, mengklaim GP Ansor dan Banser Kota Surabaya tidak pernah membubarkan pengajian. Dia mengaku hanya menolak tindakan provokatif dan materi ceramah yang menjelekkan atau menyinggung amaliyah serta tradisi Nahdlatul ulama atau NU. "Yang dibungkus dengan mengatasnamakan pengajian ataupun tabligh akbar," kata Rizam kepada Tempo, Sabtu, 2 Maret 2024.

Rizam menuturkan, Pimpinan Anak Cabang atau PAC GP Ansor Kecamatan Krembangan telah melayangkan surat keberatan atas pengajian itu. Menurut Rizam, surat keberatan itu merupakan bentuk komitmen PAC GP Ansor Kecamatan Krembangan menjaga situasi kondusif dengan tetap mengedepankan tabayun kepada pihak Yayasan Masjid Al-Ichlas dan takmir Masjid Al Ichlas. 

Menurut Rizam, Yayasan Masjid Al-Ichlas merespons surat keberatan itu dengan mengeluarkan Surat Pernyataan Nomor B/19/S.PYT/II/2024 pada 1 Maret 2024. Surat Pernyataan itu menyatakan akan memastikan pengajian Syafiq Riza Basalamah tidak akan menjelekkan atau menyinggung amaliyah NU. Surat itu juga menyatakan pengajian tidak akan bersifat provokatif.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Rizam menuturkan, Yayasan Masjid Al-Ichlas siap bertanggung jawab jika pengajian ternyata melanggar poin-poin dalam surat pernyataan. Tak hanya itu, Rizam mengatakan pihak yayasan akan tetap menjaga ketertiban dan keamanan serta akan membubarkan pengajian agar tidak menimbulkan potensi konflik jika terbukti mengingkari Surat Pernyataan. "Hasil dari tabayyun tersebut yang menjadi landasan kami untuk menjaga komitmen bersama," ujar Rizam.

GP Ansor dan Banser Kota Surabaya sempat mengadakan pertemuan degan Yayasan Masjid Al-Ichlas di Kantor Sekretariat Yayasan Masjid Al-Ichlas sekitar pukul 17.30. Persamuhan itu dimediasi oleh sejumlah aparat kepolisian untuk memastikan komitmen bersama pengajian tidak akan menyinggung amaliyah serta tradisi NU. Pengajian dimulai selepas salat Magrib sekitar pukul 18.30 hingga 19.30.

Sepanjang pengajian berlangsung, GP Ansor Kota Surabaya mengawal ceramah Syafiq Riza Basalamah agar berlangsung sesuai dengan kesepakatan. Rizam mengaku komitmen itu tetap dijaga baik oleh Yayasan Masjid Al-Ichlas, Syafiq Riza Basalamah, dan jamaah. "Kami meminta Saudara Syafiq Riza Basalamah tidak lagi berceramah yang penuh kontroversi dengan menyinggung amaliyah maupun tradisi NU," kata Rizam.

Pilihan Editor: GP Ansor Surabaya Beberkan Sederet Alasan Tolak Pengajian Syafiq Riza Basalamah

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Cak Imin Sebut Ruang Pemilih PKB Bergeser, Dipilih Kalangan Elite pada Pemilu 2024

10 jam lalu

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar saat membuka Sekolah Pemimpin (Sespim) Perubahan Wilayah II di Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Minggu, 14 Juli 2024. ANTARA/HO-PKB
Cak Imin Sebut Ruang Pemilih PKB Bergeser, Dipilih Kalangan Elite pada Pemilu 2024

Cak Imin menilai Pemilu 2024 telah membawa PKB menjadi partai yang membawa harapan baru.


Sunah Puasa Hari Asyura Bulan Muharram, Kapan Dilaksanakannya?

10 jam lalu

Ilustrasi Buka Puasa. shutterstock.com
Sunah Puasa Hari Asyura Bulan Muharram, Kapan Dilaksanakannya?

Banyak sunah yang dianjurkan untuk dilaksanakan pada bulan Muharram, di antaranya adalah puasa hari Asyura dan Tasua.


5 Warga NU Bertemu Presiden Israel, Ketua Umum ABI: Melukai Hati dan Perasaan Umat Islam

11 jam lalu

Ketua Umum ABI, Zahir Yahya. (Foto: Dok. ABI).
5 Warga NU Bertemu Presiden Israel, Ketua Umum ABI: Melukai Hati dan Perasaan Umat Islam

Ketua Umum ABI menyesalkan sekelompok orang yang bertemu dengan Presiden Israel. Ia menanggapi 5 warga NU bertemu Isaac Herzog.


Respons Para Petinggi PBNU soal Dugaan 5 Kadernya Temui Presiden Israel

12 jam lalu

Konferensi pers Pengurus Besar Nahdatul Ulma di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, pada Kamis, 21 Maret 2024. TEMPO/Intan Setiawanty.
Respons Para Petinggi PBNU soal Dugaan 5 Kadernya Temui Presiden Israel

Para petinggi PBNU membenarkan bahwa lima orang yang bertemu Presiden Israel itu adalah warga Nahdliyin. Di antaranya juga ada pengurus.


Kementerian Luar Negeri No Comment soal 5 Nahdliyin Bertemu Presiden Israel

13 jam lalu

Kantor Kementerian Luar Negeri RI di Jln. Pejambon, Jakarta. Sumber: Suci Sekar/Tempo
Kementerian Luar Negeri No Comment soal 5 Nahdliyin Bertemu Presiden Israel

Kementerian Luar Negeri mengatakan kunjungan lima orang Nahdliyin untuk bertemu Presiden Israel Isaac Herzog tidak berhubungan dengan posisi resmi pemerintahan Indonesia.


5 Kadernya Temui Presiden Israel, PBNU: Kami Tidak Tahu Siapa yang Sponsori

13 jam lalu

Lima warga Nahdliyin bertemu dengan Presiden Israel Isaac Herzog
5 Kadernya Temui Presiden Israel, PBNU: Kami Tidak Tahu Siapa yang Sponsori

Ketua PBNU Bidang Media, IT, dan Advokasi Savic Ali mengatakan tidak tahu siapa yang membiayai perjalanan kelimanya menemui Presiden Israel.


Fahrur Rozi soal 5 Nahdliyin Bertemu Presiden Israel: Atas Kemauan Sendiri, Tak Ada Kaitan dengan PBNU

15 jam lalu

Ketua PBNU KH Ahmad Fahrur Rozi (Gus Fahrur). ANTARA/HO-Dokumen Pribadi
Fahrur Rozi soal 5 Nahdliyin Bertemu Presiden Israel: Atas Kemauan Sendiri, Tak Ada Kaitan dengan PBNU

Ketua PBNU menyebut pertemuan 5 Nahdliyin dengan Presiden Israel atas kehendak pribadi mereka. PBNU tak pernah memberikan mandat


5 Nahdliyin Diduga Bertemu Presiden Israel, Savic Ali PBNU: Akan Kami Panggil saat Tiba di Indonesia

16 jam lalu

Lima warga Nahdliyin bertemu dengan Presiden Israel Isaac Herzog
5 Nahdliyin Diduga Bertemu Presiden Israel, Savic Ali PBNU: Akan Kami Panggil saat Tiba di Indonesia

PBNU merespons foto yang diduga memperlihatkan lima Nahdliyin bertemu Presiden Israel Isaac Herzog.


5 Warga Nahdliyin Bertemu Presiden Israel, PBNU: Rusak Citra NU di Mata Internasional

17 jam lalu

Lima warga Nahdliyin bertemu dengan Presiden Israel Isaac Herzog
5 Warga Nahdliyin Bertemu Presiden Israel, PBNU: Rusak Citra NU di Mata Internasional

Beredar di media sosial sebuah foto yang menarasikan lima orang Nahdliyin bertemu dengan Presiden Israel.


Kemenag Gunakan Sistem MABIMS untuk Tetapkan Awal Hijriah, Apakah Itu?

4 hari lalu

Seoang petugas mengamati posisi hilal (bulan) saat dilakukan ruktul hilal untuk menentukan 1 Syawal 1432 H, di Pantai Ambat, Pamekasan, Madura, Jatim (29/8). Berdasarkan kesepakatan ahli rukyat ASEAN yang meliputi Malaysia, Brunai, Indonesia, Myanmar dan Singapura (MABIMS), hilal dapat dirukyat pada posisi minimal dua derajat. ANTARA/Saiful Bahri
Kemenag Gunakan Sistem MABIMS untuk Tetapkan Awal Hijriah, Apakah Itu?

Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan penanggalan Islam, Hijriah masih dengan sistem MABIMS. Apa itu MABIMS?