Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Koalisi Masyarakat Sipil Kembali Gelar Aksi Dukung Palestina, Ingatkan Lagi Soal Genosida oleh Isarel

Reporter

image-gnews
Koalisi Masyarakat Sipil unyuk Dukung Kemanusiaan Palestina melakukan aksi damai di kawasan Bundaran Hotel Indonesia atau HI pada Ahad, 3 Maret 2024. Tempo/ Adil Al Hasan
Koalisi Masyarakat Sipil unyuk Dukung Kemanusiaan Palestina melakukan aksi damai di kawasan Bundaran Hotel Indonesia atau HI pada Ahad, 3 Maret 2024. Tempo/ Adil Al Hasan
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Koalisi masyarakat sipil menggelar aksi solidaritas untuk Palestina di car free day kawasan Bundaran Hotel Indonesia, pada Ahad pagi, 3 Maret 2024. Aksi ini disebut kembali dilaksanakan setelah gerakan untuk Palestina meredup sekaligus ingin membuka mata hati masyarakat atas kejahatan kemanusiaan yang dilakukan oleh Israel. 

“Aksi untuk mengumpulkan dukungan dari masyarakat sipil untuk Palestina, kami melihat jumlah korban sudah 30 ribu nyawa 70 persen perempuan dan anak-anak,” kata Nadine Sherani Salsabila yang juga sebagai Advokasi Internasional KontraS, saat ditemui di Kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, pada Ahad hari ini. 

Aksi dari Kelompok Masyarakat Sipil untuk Dukungan Kemanusiaan Palestina ini digelar bersamaan dengan aktivitas car free day di kawasan Bundaran HI. Puluhan massa aksi tampak telah berkumpul sejak pukul 06.30 dengan berbagai atribut untuk mendukung perjuangan warga Palestina.

Aksi tersebut menyoroti upaya genosida di Palestina yang terus berlangsung. Setidaknya, sejak 7 Oktober 2023, rangkaian serangan Israel ke Palestina yang dinilai menyerupai genosida itu telah menewaskan lebih dari 30 ribu masyarakat sipil dan lebih dari 60 ribu orang luka-luka. 

Tak hanya itu, data Committee to Protect Journalists, setidaknya ada 94 jurnalis meninggal dunia, 16 luka-luka, 4 hilang, dan 25 ditahan secara sewenang-wenang. Bahkan, pada 28 Februari kemarin, ada 112 warga Gaza, Palestina, tewas dan 760 lainnya luka-luka saat mengantre bantuan makanan akibat penembakan brutal oleh tentara Israel. 

“Kami berharap aksi ini menimbulkan perasaan cemas dari masyarakat sipil untuk Palestina. Aksi ini aksi perdana, setelah aksi meredup,” kata Nadine. 

Sementara itu, Nadine menyebut koalisinya mengecam upaya diplomatik dengan Israel karena tidak sejalan dengan semangat solidaritas terhadap Palestina. Dia menilai normalisasi hubungan dengan Israel dalam memberikan legitimasi kepada negara yang dianggap terlibat dalam genosida dan pelangg,aran hak asasi manusia di wilayah Palestina. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

“Situasi ini merupakan bentuk perlawanan terhadap upaya politik yang dinilai berpotensi merugikan pencapaian perdamaian dan keadilan di kawasan tersebut,” kata Nadine. 

Nadine juga mengatakan koalisinya juga mendorong pemerintah Indonesia untuk mendesak Israel dan sekutunya agar memastikan penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak-hak kelompok jurnalis, termasuk mencari, mengolah informasi, dan memberitakan situasi di Palestina. Dia juga berharap pemerintah Indonesia terus memperjuangkan penegakan hak asasi manusia, gencatan senjata, dan penghentian segera tanpa syarat okupasi Israel di wilayah Palestina. 

“Melalui forum-forum regional dan internasional, dan dengan merujuk pada standar internasional,” kata Nadine. 

Selain itu, Nadine juga mendorong pemerintah Indonesia melibatkan masyarakat sipil dalam proses pengambilan keputusan terkait situasi di Palestina. Langkah ini dinilai untuk memastikan bahwa aspirasi dan nilai kemanusiaan masyarakat tercermin dalam kebijakan yang diambil.

“Mengajak Indonesia untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung agenda-agenda pengungkapan kebenaran dan penegakan keadilan di Palestina,” kata Nadine. 

Pilihan Editor: Bendera Palestina Berkibar depan Kedubes AS Saat Massa Gelar Aksi Solidaritas untuk Palestina

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Top 3 Dunia: Pemadaman Internet Global hingga Opini Hukum ICJ Soal Pendudukan Palestina

1 jam lalu

Penumpang mengantri di konter Delta Airlines setelah pemadaman IT Global, di Bandara Internasional Haneda di Tokyo, Jepang 19 Juli 2024. REUTERS/Kim Kyung-Hoon
Top 3 Dunia: Pemadaman Internet Global hingga Opini Hukum ICJ Soal Pendudukan Palestina

Berita Top 3 Dunia pada Jumat 19 Juli 2024 diawali oleh kabar pemadaman internet secara global telah mengganggu bisnis dan institusi banyak negara


Adidas Dikritik karena Merevisi Kampanye Bella Hadid

2 jam lalu

Model Internasional turunan Palestina, Bella Hadid, dikabarkan memberikan syarat pada pangeran Qatar yang tertarik padanya dan ingin melamarnya. REUTERS
Adidas Dikritik karena Merevisi Kampanye Bella Hadid

Bella Hadid adalah wajah kampanye sepatu SL72 yang dirancang untuk para pelari di Olimpiade Munich, tempat 12 pelatih dan atlet Israel terbunuh.


ICJ: Pendudukan Israel di Palestina Pelanggaran Hukum Internasional dan Harus Dihentikan!

7 jam lalu

Seorang pria mengibarkan bendera Palestina ketika orang-orang melakukan protes pada hari sidang publik yang diadakan oleh Mahkamah Internasional (ICJ) untuk memungkinkan para pihak memberikan pandangan mereka mengenai konsekuensi hukum pendudukan Israel di wilayah Palestina sebelum akhirnya mengeluarkan keputusan yang tidak mengikat. pendapat hukum, di Den Haag, Belanda, 21 Februari 2024. REUTERS/Piroschka van de Wouw
ICJ: Pendudukan Israel di Palestina Pelanggaran Hukum Internasional dan Harus Dihentikan!

Mahkamah Internasional (ICJ) menegaskan Israel harus menghentikan semua aktivitas permukiman baru dan mengevakuasi pemukim dari wilayah Palestina.


Israel Main di Pertandingan Sepak Bola Olimpiade Gara-gara FIFA Lakukan Ini

10 jam lalu

Selebaran bertuliskan
Israel Main di Pertandingan Sepak Bola Olimpiade Gara-gara FIFA Lakukan Ini

FIFA telah menunda keputusan atas proposal Palestina untuk menangguhkan Israel dari kompetisi sepak bola internasional atas serangannya ke Gaza


Bela Palestina dan Tolak Israel di Olimpiade, Din Syamsuddin dkk Gelar Aksi Ahad Besok

11 jam lalu

Ketua Komite Pengarah Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARI-BP) Din Syamsuddin didampingi Sekretaris ARI-BP Oke Setiadi saat memberikan keterangan pers di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis, 18 Juli 2024. Foto: ANTARA/HO-Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina
Bela Palestina dan Tolak Israel di Olimpiade, Din Syamsuddin dkk Gelar Aksi Ahad Besok

Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARI-BP) akan menggelar demonstrasi penolakan terhadap kontingen Israel di Olimpiade Paris 2024


Kelompok Houhti di Yaman Mengklaim Bertanggung Jawab atas Ledakan Drone di Tel Aviv

12 jam lalu

Warga Israel berkumpul di lokasi ledakan di Tel Aviv, Israel 19 Juli 2024. Satu orang tewas dan 10 orang mengalami luka-luka akibat ledakan tersebut. REUTERS/Ricardo Moraes
Kelompok Houhti di Yaman Mengklaim Bertanggung Jawab atas Ledakan Drone di Tel Aviv

Houthi mengkalim bertanggung jawab atas ledakan drone di Tel Aviv yang menewaskan satu orang dan setidaknya 10 luka-luka.


Netanyahu Tolak Rumah Sakit Darurat untuk Anak-anak Gaza di Israel

15 jam lalu

Seorang anak Palestina menangis saat dirawat di koridor rumah sakit Nasser, di Khan Younis, di Jalur Gaza selatan, 8 Juli 2024. REUTERS/Mohammed Salem
Netanyahu Tolak Rumah Sakit Darurat untuk Anak-anak Gaza di Israel

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak kehadiran rumah sakit darurat di Israel untuk merawat anak-anak Palestina yang terluka dari Gaza


Kata Kader NU Zainul Maarif Setelah Dipecat Gara-gara Bertemu Presiden Israel

16 jam lalu

Ketua Umum Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf (ketiga kiri) bersama Sekretaris Jenderal PBNU Saifulla Yusuf (ketiga kanan), Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) Juri Ardiantoro (kedua kiri), Ketua PWNU DKI Jakarta Samsul Ma'arif (kiri), Ketua Umum Pagar Nusa Nabil Haroen (kedua kanan) dan Bendahara Umum Fatayat NU Wilda Tusururoh (kanan) memberikan keterangan pers mengenai lima Nahdliyin bertemu Presiden Israel di Kantor PBNU, Jakarta, Selasa, 16 Juli 2024. Yahya Cholil Staquf meminta maaf kepada masyarakat luas atas peristiwa lima nahdliyin yang bertemu Presiden Israel Isaac Herzog. TEMPO/M Taufan Rengganis
Kata Kader NU Zainul Maarif Setelah Dipecat Gara-gara Bertemu Presiden Israel

Zainul Maarif mengklaim dirinya membela hak-hak rakyat Palestina saat bertemu Isaac Herzog.


FIFA Tunda Keputusan Soal Usulan Penangguhan Israel di Sepak Bola Dunia

17 jam lalu

Logo FIFA di  Zurich, Swiss. REUTERS/Arnd Wiegmann
FIFA Tunda Keputusan Soal Usulan Penangguhan Israel di Sepak Bola Dunia

FIFA menunda keputusannya atas usulan Palestina untuk menangguhkan Israel dari keanggotaannya sampai Olimpiade Paris 2024.


Israel Memutuskan Menolak Negara Palestina, Bagaimana Asal-usul 'Solusi Dua Negara'?

19 jam lalu

Bendera Palestina berkibar di samping bendera PBB untuk pertama kali di markas besar PBB di Manhattan, New York, 1 Oktober 2015. REUTERS/Andrew Kelly
Israel Memutuskan Menolak Negara Palestina, Bagaimana Asal-usul 'Solusi Dua Negara'?

Knesset telah resmi menolak Negara Palestina, masih adakah harapan untuk masa depan 'Solusi Dua Negara'?