Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Bea Cukai Tetapkan Aturan Baru, Bagaimana Nasib Jasa Jastip dan Penjual Bagasi?

image-gnews
Petugas Bea Cukai Soekarno-Hatta kembali menggagalkan penumpang pesawat yang berniat menyembunyikan delapan buah iPhone 11 hasil
Petugas Bea Cukai Soekarno-Hatta kembali menggagalkan penumpang pesawat yang berniat menyembunyikan delapan buah iPhone 11 hasil "jastip" dari Singapura.
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Annisa Azzahra, 27 tahun asal Bogor, penyedia jasa titip atau jastip dari Bangkok, Thailand, dan Kuala Lumpur, Malaysia, mengaku tidak terpengaruh dengan aturan terbaru dari Bea Cukai Soekarno-Hatta yang membatasi barang bawaan impor dari luar negeri. 

Dia selalu taat aturan sejak berkecimpung di dunia usaha jastip atau hand carry sejak Agustus 2023. Setiap kali dia belanja barang jastip, jumlahnya tidak lebih dari US$500. “Soalnya aku kalau hand carry pasti sesuai aturan, selama belanjaan kita enggak lebih dari $500 tuh aman kok,” katanya saat dihubungi Tempo melalui pesan singkat pada Sabtu, 16 Maret 2024. 

Bila membeli barang lebih dari batas barang bawaan pesawat yaitu sebanyak 30 kilogram, dirinya menggunakan jasa pengiriman cargo laut yang biaya kirimnya sudah termasuk pajak dan lainnya. “Pernah 50-60 kilogram, sisanya aku cargo-in,” ucapnya. Biaya yang harus ia bayar saat itu sebanyak Rp3-4 juta. 

Pada Rabu, 13 Maret lalu, dia baru pulang dari Kuala Lumpur, Malaysia, membeli barang jastip. Ketika sampai di Cengkareng, ia tidak ada masalah dengan Bea Cukai. “Mungkin karena barang bawaanku juga masih batas wajar yah, cuma satu koper besar dan koper kecil,” ucap dia. 

Mulki Syadiah, penyedia jastip barang dari Jepang, Bangkok, Thailand, Kuala Lumpur, Malaysia, hingga Turki juga tidak terpengaruh aturan bea dan cukai yang baru. Sama seperti Annisa, Mulki juga menggunakan layanan kargo jika barang pesanan jastip yang ia beli melebihi batas yang ditentukan. Namun, Mulki juga pernah menggunakan jasa lain, yaitu jasa jual bagasi. “Titip bagasi aja,” ujarnya. 

Pengalamannya menjual barang jastip dari luar negeri selama 4 tahun tak selalu mulus. Satu tahun kebelakang, 20 pieces sepatu yang dibeli dari Jepang, terpaksa harus tertahan di Bea Cukai Soekarno-Hatta dan dimusnahkan. “Udah diurus juga tapi tetep enggak bisa diambil,” ucap Mulki. Sebagai gantinya kepada konsumen, ia mengembalikan uang yang sudah dibayar. 

Selanjutnya penyedia jastip juga menggunakan jasa penjual bagasi...

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Waduh, Penumpang Ini Bawa 104 Ular Hidup di Saku Celana Lewat Pelabuhan

1 hari lalu

Seorang penumpang bawa 104 ular di celana (China customs)
Waduh, Penumpang Ini Bawa 104 Ular Hidup di Saku Celana Lewat Pelabuhan

Pria tersebut memasukkan ular ke dalam saku ketika dia mencoba melewati pos pemeriksaan tanpa terdeteksi.


Produsen Tekstil Sebut Pemerintah Tak Serius Berantas Impor Ilegal: Pakaian Jadi Label Cina Dijual di Bawah Rp 20 Ribu

1 hari lalu

Pedagang tengah menata gulungan kain dalam toko di kawasan Cipadu, Tangerang, Banten, Kamis, 11 Januari 2024. Sementara Ketua Umum Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament Indonesia (APSyFI) Redma Gita Wirawasta mengatakan, industri industri TPT mengalami perlambatan sejak kuartal ketiga 2022 hingga mencatat penurunan di tahun 2023 sertakondisi ekonomi global menjadi hambatan ekspor dan tingginya stok Cina menyebabkan barang impor legal dan ilegal membanjiri pasar domestik. Tempo/Tony Hartawan
Produsen Tekstil Sebut Pemerintah Tak Serius Berantas Impor Ilegal: Pakaian Jadi Label Cina Dijual di Bawah Rp 20 Ribu

APSyFI belum melihat upaya serius pemerintah dalam membatasi produk tekstil impor ilegal yang membanjiri pasar dalam negeri.


Artis Bollywood Raama Mehra Terjerat Kasus Penyelundupan Hewan Langka di Indonesia, Ini Profilnya

5 hari lalu

Raama Mehra. FOTO/X
Artis Bollywood Raama Mehra Terjerat Kasus Penyelundupan Hewan Langka di Indonesia, Ini Profilnya

Produser dan artis Bollywood asal India, Raama Mehra diduga menyelundupkan hewan langka cenderawasih dan berang-berang. Ini profil dan filmnya.


Tips agar Koper Tidak Mudah Rusak di Pesawat

5 hari lalu

Ilustrasi koper. Shutterstock.com
Tips agar Koper Tidak Mudah Rusak di Pesawat

Dari bahan, label nama, sampai pelindung, seorang staf maskapai penerbangan membagikan beberapa tips supaya koper tidak mudah rusak di bagasi pesawat.


Artis Bollywood Diduga Selundupkan Cenderawasih ke India, Ini Pasal yang Dilanggar dan Sanksinya

7 hari lalu

Tersangka penyelundupan  satwa langka, aktor Film Bollywood Raama Mehra, 56 tahun, Senin, 4 Juli 2024. FOTO:AYU CIPTA  I TEMPO
Artis Bollywood Diduga Selundupkan Cenderawasih ke India, Ini Pasal yang Dilanggar dan Sanksinya

Artis Bollywood asal India, Raama Mehra, selundupkan dua ekor burung cenderawasih dan satu ekor berang-berang dalam koper. Apa ancaman hukumannya?


Artis Bollywood Raama Mehra Ditangkap, Diduga Selundupkan Cenderawasih dan Berang-berang

8 hari lalu

Tersangka penyelundupan  satwa langka, aktor Film Bollywood Raama Mehra, 56 tahun, Senin, 4 Juli 2024. FOTO:AYU CIPTA  I TEMPO
Artis Bollywood Raama Mehra Ditangkap, Diduga Selundupkan Cenderawasih dan Berang-berang

Petugas keamanan Bandara Soekarno-Hatta menangkap produser dan artif Bollywood, Raama Mehra, atas dugaan penyelundupan hewan yang dilindungi


Polisi Bongkar Laboratorium Klandestin Narkoba Terbesar di Indonesia, Bersebelahan dengan Kantor Kelurahan

9 hari lalu

Suasana jumpa pers yang digelar Bareskrim Polri bersama Ditjen Bea Cukai dan Polda Jatim tentang pengungkapan pabrik narkoba terbesar di Indonesia yang ditemukan di Kota Malang pada Rabu, 3 Juli 2024. TEMPO/Abdi Purmono
Polisi Bongkar Laboratorium Klandestin Narkoba Terbesar di Indonesia, Bersebelahan dengan Kantor Kelurahan

Bareskrim membongkar aktivitas laboratorium klandestin narkoba terbesar di Indonesia. Letaknya bersebelahan dengan kantor kelurahan di Malang.


Kerugian Penumpang yang Suka Boarding pada Menit-menit Akhir

11 hari lalu

Ilustrasi penumpang pesawat. Freepik.com/Standret
Kerugian Penumpang yang Suka Boarding pada Menit-menit Akhir

Salah satu risiko terbesar boarding pada menit-menit terakhir adalah terbatasnya ruang bagasi di atas kepala


Terpopuler Bisnis: Target Mentan untuk Setop Impor Kambing, Sritex Blak-blakan Kondisi Perusahaan hingga Profil Haji Isam

12 hari lalu

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional 2024
Terpopuler Bisnis: Target Mentan untuk Setop Impor Kambing, Sritex Blak-blakan Kondisi Perusahaan hingga Profil Haji Isam

Mentan Amran Sulaiman menargetkan bisa mencetak peternak kambing di seluruh Indonesia untuk menyetop impor kambing.


Terkini Bisnis: Sritex Tepis Isu Bangkrut, Penerimaan Bea Cukai Turun

12 hari lalu

Direktur Utama Sritex, Iwan Kurniawan Lukminto memberikan penjelasan tentang kondisi terkini perusahaanya usai diisukan bangkrut, saat ditemui wartawan di Pura Mangkunegaran Solo, Jawa Tengah, Sabtu malam, 29 Juni 2024. TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE
Terkini Bisnis: Sritex Tepis Isu Bangkrut, Penerimaan Bea Cukai Turun

Berita terkini ekonomi bisnis hingga Minggu sore, 30 Juni 2024 antara lain bos Sritex Iwan Kurniawan Lukminto menepis isu bangkrut.