Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

3 dari 5 Begal Terhadap Calon Siswa Bintara Polri Residivis, Satu Tersangka Ditembak Mati

image-gnews
Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Dirreskrimum Polda Metro Jaya) menggelar konferensi pers tentang pengungkapan tindak pidana pembegalan seorang calon siswa (casis) Polri berinisial SMR di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis, 16 Mei 2024. TEMPO/Han Revanda Putra.
Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Dirreskrimum Polda Metro Jaya) menggelar konferensi pers tentang pengungkapan tindak pidana pembegalan seorang calon siswa (casis) Polri berinisial SMR di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis, 16 Mei 2024. TEMPO/Han Revanda Putra.
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya mengatakan, 3 dari 5 begal terhadap calon siswa Bintara Polri pada Sabtu, 11 Mei 2024 lalu, merupakan redivis, atau orang yang melakukan tindak pidana berulang. Pelaku tersebut berinisial AY, alias Madun, laki-laki (28 tahun), MS alias Conde, laki-laki (42 tahun), dan C alias Buluk, laki-laki (39 tahun). 

Tersangka AY, lanjutnya, pernah terlibat kasus curanmor dan divonis penjara selama 2 tahun 6 bulan, tersangka MS, pada tahun 2010, 2012, pernah terlibat kasus curanmor, dengan vonis penjara selama 1 tahun, dan pada tahun 2014,2017, dan 2019, terjerat kasus begal dan mendapat vonis penjara 1,6 bulan hingga 2 tahun, dan tersangka terakhir yaitu C, pernah melakukan tindak pidana pencurian.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya berhasil menangkap 5 tersangka kasus tindak pidana pencurian motor dengan kekerasan (Curas) yang terjadi pada Sabtu, 11 Mei 2024, pukul 04.00 WIB, di Jalan Arjuna Utara RT 08 RW 01, Duri Kelapa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, terhadap Calon Siswa (Casis) bintara Polri berinisial SMR, 19 tahun. 

Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya mengatakan, kronologi kejadian yang menimpa korban berinisial SMR,  saat itu sedang mengendarai sepada motor menuju Polda Metro Jaya, untuk mengikuti tes psikologi dalam rangka penerimaan Brigadir Polri di Polda Metro Jaya. 

“Pada saat korban melewati Tempat Kejadian Perkara (TKP) korban dipepet oleh sepeda motor yang dikendarai oleh 3 orang laki-laki,” kata Wira melalui konferensi pers di Polda Metro Jaya, pada Rabu, 22 Mei 2024. SMR diserang menggunakan senjata tajam golok yang mengakibatkan luka robek jari kelingking bagian kanan, dan luka paha bagian kiri. 

Kelima tersangka itu diantaranya berinisial PN alias Ebol, Laki-laki, umur 27 tahun yang berperan membacok korban dengan golok dan mengambil HP korban, selanjutnya yaitu AY alias Madun, Laki-laki, umur 28 tahun, yang berperan sebagai membawa motor pelaku (Joki), tersangka ketiga berinisial MS alias Conde, Laki-laki, umur 42 tahun, yang berperan, membawa motor korban, tersangka keempat yaitu C alias Buluk, Laki-laki, umur 39 tahun, yang berperan menjual motor korban, tersangka terakhir berinisial W alias Kerdil, Laki-laki, umur 26 tahun, yang berperan sebagai membeli motor korban dengan nomonimal Rp. 3.300.000. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dari 5 begal yang berhasil ditangkap, inisial PN atau Ebol, meninggal dunia karena mencoba melarikan diri. “Kemudian dilakukan tindakan tegas dan terukur,” tutur Wira. 

Sejumlah barang bukti juga diamankan oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya, diantaranya 1 unit sepada motor merek Yamaha Aerox berwarna hitam milik korban, 1 unit sepeda motor honda scoopy warna hitam nopol A 6170 JZ milik pelaku, 1 unit HP Oppo A18 warna hitam milik korban, dan 1 bilah golok milik pelaku.

Atas perbuatannya, para begal dijerat dengan  Pasal 365 ayat 1 dan 2 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal paling 12 tahun penjara. 

Pilihan Editor: Tim Jatanras Polda Metro Tindak Tegas Satu Begal Terhadap Calon Siswa Bintara Polri, Ditembak Hingga Mati

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Polda Papua Masih Buru Bripda Aske yang Bawa Kabur 4 Senjata Api dari Polres Yalimo

1 hari lalu

Kabid Humas Polda Papua, Kombes. Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo. Dok Polda Papua
Polda Papua Masih Buru Bripda Aske yang Bawa Kabur 4 Senjata Api dari Polres Yalimo

Bripda Aske Mabel yang membawa kabur empat pucuk senjata api jenis AK dari Polres Yalimo hingga saat ini belum diketahui keberadaannya.


Polisi Tangkap Sindikat Pencuri Sepeda Motor, Hasil Curian Dipakai untuk Pesta Narkoba

5 hari lalu

Ilustrasi pencuri. Dok.TEMPO/Fully Syafi;
Polisi Tangkap Sindikat Pencuri Sepeda Motor, Hasil Curian Dipakai untuk Pesta Narkoba

Polisi menangkap tiga tersangka pencurian kendaraan bermotor di kawasan Kelapa Gading. Dua orang masih buron.


Polisi Tembak Kaki Begal di Warteg Grogol Petamburan, Satu Masih Buron

7 hari lalu

Ilustrasi begal / penyerangan dengan senjata tajam / klitih / perampokan. Shutterstock
Polisi Tembak Kaki Begal di Warteg Grogol Petamburan, Satu Masih Buron

Kaki begal warteg itu ditembak karena mencoba melarikan diri saat mencari barang bukti di Jalan Tubagus Angke.


Begini Cara Terhindar dari Panggilan Penipuan di WhatsApp

7 hari lalu

Ilustrasi WhatsApp. shutterstock.com
Begini Cara Terhindar dari Panggilan Penipuan di WhatsApp

Panggilan penipuan di WhatsApp dapat menyebabkan kerugian besar, mulai dari pencurian data pribadi hingga penipuan finansial.


Maling Beraksi Siang Hari di Depok, Perhiasan Rp 40 Juta Hilang

9 hari lalu

Pemilik rumah, Fiya Firdiyani saat dikonfirmasi tentang pencurian perhiasan senilai Rp40 juta di kediamannya Jalan Sasak Klaster Griya Amanah 4 RT. 003/007 Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Depok, Jumat, 5 Juli 2024. Foto: TEMPO/Ricky Juliansyah
Maling Beraksi Siang Hari di Depok, Perhiasan Rp 40 Juta Hilang

Satu rumah di Jalan Sasak Klaster Griya Amanah, Cilodong, Depok, disatroni maling pada Kamis siang saat ditinggal penghuninya


Polres Bandara Soekarno-Hatta Ungkap Pencurian Modus Bobol Koper dari Kompartemen Pesawat di Makassar

18 hari lalu

Polres Bandara Soekarno-Hatta ungkap kasus  pembobolan koper di pesawat Lion Air di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Jumat 28 Juni 2024. FOTO: AYU CIPTA I TEMPO
Polres Bandara Soekarno-Hatta Ungkap Pencurian Modus Bobol Koper dari Kompartemen Pesawat di Makassar

Kapolres Bandara Soekarno-Hatta berpesan kepada para pengguna jasa bandara agar jangan menyimpan barang berharga dalam koper di bagasi.


3 Fakta Rusun Marunda yang Sempat Dijarah

23 hari lalu

Kondisi Rusun Marunda blok C yang mengalami kerusakan di Cilincing, Jakarta, Senin, 30 Oktober 2023. Sebanyak 451 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di Rusun Marunda blok C1 - C5 telah dipindahkan karena kondisi bangunan sudah tidak layak huni. ANTARA FOTO/Rifqi Raihan Firdaus
3 Fakta Rusun Marunda yang Sempat Dijarah

Rusun Marunda di Jakarta Utara dijarah oleh orang tak bertanggungjawab. Diketahui Aset Rusun Blok C, Cilincing, Jakarta Utara, itu raib dijarah.


Maling di Depok Terjebak di dalam Minimarket yang Kebakaran, Teriak Minta Tolong

26 hari lalu

Kondisi minimarket di Jalan Sumur Bandung 1 RT. 007/007 Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Depok, yang disatroni maling dan terbakar Kamis pagi, 20 Juni 2024. TEMPO/Ricky Juliansyah
Maling di Depok Terjebak di dalam Minimarket yang Kebakaran, Teriak Minta Tolong

Warga Cimanggis Depok sempat menduga maling itu karyawan minimarket.


Aset Rusun Marunda Dijarah, Heru Budi Sebut Pelaku Sudah Ditangkap

27 hari lalu

Kondisi Rusun Marunda blok C yang mengalami kerusakan di Cilincing, Jakarta, Senin, 30 Oktober 2023. Sebanyak 451 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di Rusun Marunda blok C1 - C5 telah dipindahkan karena kondisi bangunan sudah tidak layak huni. ANTARA FOTO/Rifqi Raihan Firdaus
Aset Rusun Marunda Dijarah, Heru Budi Sebut Pelaku Sudah Ditangkap

Heru Budi Hartono menyatakan bebera pelaku penjarahan aset Rusun Marunda sudah ditangkap dan diproses hukum.


Seorang Pria di Trenggalek Bikin Laporan Palsu Dibegal, Takut Dimarahi Istri karena Sawer Tayuban

27 hari lalu

Foto tangkap layar video klarifikasi dan permintaan maaf SN karena laporan palsu dibegal di Polsek Dongko, Trenggalek, Selasa, 18 Juni 2024 (ANTARA/HO-Polres Trenggalek)
Seorang Pria di Trenggalek Bikin Laporan Palsu Dibegal, Takut Dimarahi Istri karena Sawer Tayuban

Kepada polisi, SN akhirnya mengaku mengarang cerita begal itu dan membuat laporan palsu karena takut dimarahi istrinya.