Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kakak Soal Virgoun Ditangkap Karena Narkoba: Mungkin Dia Butuh Support dari Orang Lain

Reporter

image-gnews
Eva manurung (kanan), Feby Carol (kiri) didampingi lawan duetnya
Eva manurung (kanan), Feby Carol (kiri) didampingi lawan duetnya "DUO BULE" Vista Putri (belakang) saat mengunjungi Virgoun di Polres Metro Jakarta Barat pada Jumat, 21 Juni 2024. TEMPO/Cicilia Ocha
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi dan penulis lagu Virgoun ditangkap polisi karena narkoba. Ia ditangkap pada Kamis, 20 Juni 2024, dini hari, di kamar kostnya di kawasan Ampera, Jakarta Selatan. Menurut penuturan sang kakak, Febby Carol, Virgoun diduga mengonsumsi narkoba karena banyak tekanan yang di hadapinya. 

"Banyak hal ya, itu keseluruhannya banyak pikiran, banyak masalah, mungkin dia butuh support dari orang lain." kata Febby saat ditemui di Polres Metro Jakarta Barat pada Jumat, 21 Juni 2024.

Febby juga menambahkan bahwa setiap hal yang tidak baik pasti mendatangkan penyesalan. "Semua yang terjadi tak bisa diulang lagi ya, jadikan pelajaran."

Dalam keterangannya, Ia juga tidak mau banyak bertanya pada Virgoun mengenai masalah penangkapannya. "Nggak mau yang berat-berat ngomong sama Virgoun. Karena ini timingnya nggak tepat juga kalau ngomong berat, ngepush dia, ngehakimin dia nggak." ucap Febby dengan wajah yang sendu.

"Aku cuma rangkul dia, 'are you okay? yang kuat' dia juga sempat nangis." tambahnya. "Aku mewakili aja, kemarin kan dia baru ketok palu cerai. Namanya setiap orang punya permasalahan. Intinya dia enggak spill satu persatu, tapi dia lagi pusing gitu, lagi stress." 

Febby juga mengungkapkan perasaannya mengenai situasi yang dihadapi adiknya. "Mungkin kecewa juga sih sebagai keluarga kenapa harus seperti ini." kata dia.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Tapi ya namanya hidup, harus terus berjalan apapun itu. Kadang kita ada di part yang enggak enak, gimana kita menyikapinya." lanjutnya.

Sebagai kakak, Febby tidak mau menghakimi apa yang telah dilakukan oleh Virgoun, karena menurutnya setiap orang memiliki kesalahan. "Ya aku enggak mau ngejudge karena setiap orang memang bersalah. Aku juga enggak sempurna." ungkapnya.

Sambil menangis, Febby berharap kasus ini bisa menjadi pelajaran terbaik untuk mempersatukan keluarga mereka yang sempat ada konflik kecil.

CICILIA OCHA

Pilihan Editor: Virgoun Ditangkap Karena Narkoba, Kakak Anggap sebagai Jalan Tuhan Mempersatukan Keluarga

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Polisi Masih Telusuri Jaringan Narkoba yang Bawa 45 Bungkus Sabu ke RS Fatmawati

8 jam lalu

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap penyelundupan 45 paket sabu di parkiran Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. Polisi juga mengincar kurir di Bintaro Sektor 9 saat hendak transaksi, Tangerang Selatan, Kamis, 4 Juli 2024. Tempo/M. Faiz Zaki
Polisi Masih Telusuri Jaringan Narkoba yang Bawa 45 Bungkus Sabu ke RS Fatmawati

Polisi belum tangkap pelaku lain dalam kasus penyelundupan 45 bungkus narkoba jenis sabu di RS Fatmawati.


Temuan Polisi di Kampung Boncos Palmerah: Dari Sabu Hingga Tembok Rahasia

10 jam lalu

Polres Metro Jakarta Barat menggerebek Kampung Boncos dan menangkap 42 orang yang positif mengonsumsi sabu, Rabu, 17 Juli 2024. Sumber: Polres Metro Jakarta Barat
Temuan Polisi di Kampung Boncos Palmerah: Dari Sabu Hingga Tembok Rahasia

Polres Jakarta Barat menggerebek Kampung Boncos, apa saja temuannya?


42 Orang di Kampung Boncos Palmerah Positif Narkoba

18 jam lalu

Polres Metro Jakarta Barat menggerebek Kampung Boncos dan menangkap 42 orang yang positif mengonsumsi sabu, Rabu, 17 Juli 2024. Sumber: Polres Metro Jakarta Barat
42 Orang di Kampung Boncos Palmerah Positif Narkoba

Personel Polres Metro Jakarta Barat melakukan operasi penggerebekan di Kampung Boncos Palmerah. 42 orang positif narkoba.


Polda Banten Gagalkan Penyelundupan Sabu 30 Kg dari Riau, Dicegat di Pelabuhan Merak

19 jam lalu

Polda Banten menangkap 2 tersangka, yang membawa 30 kg sabu yang dikirim dari Lampung ke Banten, Selasa, 18 Juli 2024.  Foto : Humas Polda
Polda Banten Gagalkan Penyelundupan Sabu 30 Kg dari Riau, Dicegat di Pelabuhan Merak

Polisi telah menetapkan satu tersangka penyelundupan sabu berinisial R dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).


Polisi Gerebek Kampung Boncos, 42 Orang Positif Gunakan Narkoba

1 hari lalu

Sejumlah tersangka dan barang bukti ditampilkan saat konferensi pers terkait pengungkapan peredaran narkotika jenis sabu dan ekstasi di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 15 Juli 2024. Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat 2 subsider Pasal 112 Ayat 2 juncto Pasal 132 Ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dan diancam dengan pidana kurungan maksimal 20 tahun penjara. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Polisi Gerebek Kampung Boncos, 42 Orang Positif Gunakan Narkoba

Sebanyak 42 orang dinyatakan positif mengonsumsi narkoba dalam penggerebekan Kampung Boncos, Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat.


Penggerebekan Kampung Boncos Berawal dari Informasi Suplai 2 Kg Sabu

1 hari lalu

Polres Metro Jakarta Barat menggerebek Kampung Boncos dan menangkap 42 orang yang positif mengonsumsi sabu, Rabu, 17 Juli 2024. Sumber: Polres Metro Jakarta Barat
Penggerebekan Kampung Boncos Berawal dari Informasi Suplai 2 Kg Sabu

Dalam penggerebekan narkoba di Kampung Boncos, sebanyak 42 orang positif mengonsumsi sabu.


Penyeludupan 106 Kilogram Sabu Digagalkan di Kepri, 3 WNA India Jadi Tersangka

1 hari lalu

Konferensi pers pengungkapan kasus penyeludupan 106 kilogram sabu jaringan narkotika internasional di Batam, Rabu, 17 Juli 2024. TEMPO/Yogi Eka Sahputra
Penyeludupan 106 Kilogram Sabu Digagalkan di Kepri, 3 WNA India Jadi Tersangka

Badan Narkotika Nasional Republik mengagalkan penyeludupan 106 kilogram narkotika jenis sabu dari Malaysia.


5 Personel Polda Jawa Tengah Diduga Tilap Barang Bukti Sabu, IPW: Kasus yang Berulang

1 hari lalu

Sugeng Teguh Santoso. antaranews.com
5 Personel Polda Jawa Tengah Diduga Tilap Barang Bukti Sabu, IPW: Kasus yang Berulang

IPW menyarankan polisi penilap barang bukti narkoba agar ditindak tegas supaya tidak berulang.


Deretan Modus Penyelundupan Narkoba dalam Kandang Ayam, Kaleng Rokok, hingga di Kemaluan

1 hari lalu

Ilustrasi penjahat narkoba. TEMPO/Iqbal Lubis
Deretan Modus Penyelundupan Narkoba dalam Kandang Ayam, Kaleng Rokok, hingga di Kemaluan

Berbagai modus penyelundupan narkoba, ada yang dalam kandang ayam, kaleng rokok, hingga kemaluan.


Kompolnas Sesalkan Sikap Polda Jateng yang Bungkam soal Dugaan 5 Anggotanya Sunat Barang Bukti Sabu

2 hari lalu

Ketua Harian Kompolnas Inspektur Jenderal (purnawirawan) Benny Mamoto saat ditemui usai acara HUR Persatuan Keluarga Besar Purnawirawan Polri (PP Polri) XXIV Tahun 2023, Jakarta Selatan, 5 Juli 2023. [Tempo/Eka Yudha Saputra]
Kompolnas Sesalkan Sikap Polda Jateng yang Bungkam soal Dugaan 5 Anggotanya Sunat Barang Bukti Sabu

Hingga saat ini Polda Jateng tidak memberikan pernyataan soal dugaan 5 anggotanya menyunat jumlah barang bukti sabu.