Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kasus Uang Palsu Rp 22 Miliar, BI Pastikan Tak Ada Pihak Eksternal yang Terlibat dalam Pemusnahan Uang

image-gnews
Barang bukti kasus pembuatan uang palsu Rp 22 Miliar di Jakarta Barat. Tempo/Hendri.
Barang bukti kasus pembuatan uang palsu Rp 22 Miliar di Jakarta Barat. Tempo/Hendri.
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap kasus pemalsuan uang Rp 22 miliar di Jakarta Barat. Uang palsu itu akan ditukar dengan uang asli yang akan dimusnahkan atau didisposal oleh Bank Indonesia. Menanggapi hal itu, Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI Marlison Hakim, memastikan, tak ada pihak eksternal yang bisa terlibat dalam pemusnahan uang di BI. 

"Prinsipnya tidak ada ruang pihak eksternal dalam pemusnahan uang, termasuk pengakuan tersangka bahwa uang palsu akan didisposal ke BI, itu sangat tidak mungkin," ujar Marlison saat dihubungi Tempo pada Ahad, 23 Juni 2024. 

Dia mengatakan, sebelum dimusnahkan, uang akan dicek keasliannya. Jika terbukti uang tersebut uang palsu, pelaku justru akan dilaporkan ke polisi oleh BI. Marlinson memberi contoh, pada Januari 2024, BI perwakilan Tasikmalaya melaporkan tiga orang yang berniat menukarkan uang palsu sebanyak 1.144 lembar pecahan seratus ribuan ke polisi. 

"Dalam catatan kami tidak pernah ada modus disposal seperti itu. Jika ada upaya tersebut maka akan terfilter di loket BI untuk pemeriksaan keaslian," tutur Marlinson. 

Penjelasan BI Soal Prosedur Pemusnahan Uang

Marlinson menjelaskan, uang yang dimusnahkan oleh BI merupakan uang yang tidak layak edar atau disingkat UTLE. Uang ini meliputi uang lusuh, uang cacat, uang rusak, maupun uang rupiah yang masih layak edar namun tidak lagi mempunyai manfaat ekonomis dan/atau kurang diminati oleh masyarakat serta uang yang telah dicabut/ditarik dari peredaran.

UTLE yang akan dimusnahkan dapat bersumber dari hasil pengolahan uang rupiah oleh BI atas setoran perbankan maupun dari layanan penukaran BI kepada publik. Layanan penukaran BI dapat dilakukan di dalam kantor maupun luar kantor melalui mekanisme kas keliling dengan pengamanan dan pengawasan ketat, bekerja sama dengan pihak kepolisian. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Ketika masyarakat menyerahkan uang untuk ditukarkan, maka petugas BI akan melakukan pengecekan dan pemeriksaan terhadap keaslian uang rupiah tersebut. Artinya, setiap rencana kecurangan akan terdeteksi di loket. Jika uang yang diserahkan asli, maka akan diganti dengan Uang Layak Edar sesuai ketentuan yang berlaku. "Jika uang rupiah tidak asli, maka tidak dilakukan penggantian apapun dan akan ditindaklanjuti dengan pelaporan kepada pihak kepolisian," tuturnya. 

Marlison menyebutkan, proses pengolahan dan pemusnahan uang rupiah dilakukan di area perkasan dengan akses terbatas. Area ini memiliki pengamanan yang ketat melalui proses penggeledahan. Pelaksanaan pengolahan dan pemusnahan dilakukan oleh tim atau kelompok yang diawasi oleh pengawas serta dipantau melalui sistem keamanan elektronik. 

"Sebagai area restricted, area perkasan hanya dapat diakses oleh pegawai yang berkepentingan serta tidak diperkenankan untuk membawa masuk dan keluar uang rupiah maupun perangkat elektronik," kata dia. 

Hasil pemusnahan uang di BI dipertanggungjawabkan di dalam berita acara pemusnahan dan dicatat di dalam Lembaran Berita Negara RI. Selain itu, berita acara pemusnahan uang tidak layak edar juga dipertanggungjawabkan ke Badan Pemeriksa Keuangan RI.

ANNISA FEBIOLA 

Pilihan Editor: Polisi Buru Pemesan Uang Palsu Rp 22 Miliar yang Disebut Akan Digunakan untuk Pemusnahan Uang di BI

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Catat, Inilah Daftar 9 Negara yang Bisa Melayani Pembayaran QRIS

10 jam lalu

Cara membuat QRIS untuk pemilik bisnis atau merchant (UMKM) cukup mudah. Berikut ini langkah-langkahnya dan jenis pembayaran via QRIS. Foto: Canva
Catat, Inilah Daftar 9 Negara yang Bisa Melayani Pembayaran QRIS

Ada sembilan negara yang bisa menggunakan QRIS, yaitu Thailand, Malaysia, Singapura, Filipina, Vietnam, Laos, Brunei Darussalam, Jepang, Korsel.


Bank Indonesia Catat Rp 775 Triliun Modal Asing Mengalir ke SRBI

16 jam lalu

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo bersama jajaran Deputi Bank Indonesia saat mengumumkan Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulan Juni 2024 di Jakarta, Kamis, 20 Juni 2024. Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 19-20 Juni 2024 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 6,25 persen, suku bunga Deposit Facility sebesar 5,5 persen, dan suku bunga Lending Facility sebesar 7 persen. TEMPO/Tony Hartawan
Bank Indonesia Catat Rp 775 Triliun Modal Asing Mengalir ke SRBI

Bank Indonesia mencatat Rp 775,45 Triliun modal asing telah mengalir ke SRBI. Meningkat dibanding bulan lalu yang nilainya Rp 666,53 triliun.


Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga 6,25 Persen Bulan Ini

1 hari lalu

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. TEMPO/Tony Hartawan
Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga 6,25 Persen Bulan Ini

Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) pada pada 16-17 Juli 2024 memutuskan untuk mempertahankan suku bunga sebesar 6,25 persen.


Bank Indonesia Optimistis Nilai Tukar Rupiah Makin Stabil

1 hari lalu

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. TEMPO/Tony Hartawan
Bank Indonesia Optimistis Nilai Tukar Rupiah Makin Stabil

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memprediksi performa rupiah akan semakin menguat ke depan.


Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 6.627 T, Ekonom: Berpotensi Naik Seiring Kembali Masuknya Investor Asing ke Pasar SBN

1 hari lalu

Ilustrasi Hutang. shutterstock.com
Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 6.627 T, Ekonom: Berpotensi Naik Seiring Kembali Masuknya Investor Asing ke Pasar SBN

Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri atau ULN Indonesia pada Mei 2024 tumbuh 1,8 persen dibanding tahun lalu atau year on year (yoy).


Pengamat Prediksi BI akan Pertahankan Suku Bunga 6,25 Persen, Kenapa?

2 hari lalu

Ilustrasi atau Logo Bank Indonesia. REUTERS/Iqro Rinaldi/File Photo
Pengamat Prediksi BI akan Pertahankan Suku Bunga 6,25 Persen, Kenapa?

Pengamat Perbankan dan Praktisi Sistem Pembayaran, Arianto Muditomo memproyeksikan BI akan mempertahankan suku bunga acuan di level 6,25 persen.


QRIS Bisa Dipakai di Korea, Hasil Kerja Sama BI dan Bank of Korea

3 hari lalu

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. TEMPO/Tony Hartawan
QRIS Bisa Dipakai di Korea, Hasil Kerja Sama BI dan Bank of Korea

Bank Indonesia dan Bank of Korea meneken kerja sama untuk pembayaran berbasis kode Quick Response atau QR. QRIS bakal bisa dipakai di Korea Selatan.


Mei 2024, Utang Luar Negeri RI Naik jadi Rp 6.586 Triliun

3 hari lalu

Logo atau ilustrasi Bank Indonesia. TEMPO/Imam Sukamto
Mei 2024, Utang Luar Negeri RI Naik jadi Rp 6.586 Triliun

Bank Indonesia (BI) mencatat nilai utang luar negeri (ULN) Indonesia pada Mei 2024 sebesar US$ 407,3 miliar.


Rupiah Hari Ini Diprediksi Menguat ke 16.080 per Dolar AS

3 hari lalu

Rupiah Hari Ini Diprediksi Menguat ke 16.080 per Dolar AS

Sejumlah analis memperkirakan nilai tukar rupiah bakal menguat pada hari ini hingga ke level 16.080 per dolar AS. Kenapa?


Terpopuler: Alasan Prabowo Lanjutkan IKN, Dampak Penembakan Donald Trump pada Harga Emas

3 hari lalu

Menteri Pertahanan yang juga Presiden Terpilih Prabowo Subianto berpose silat saat menyambangi Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (8/7/2024) siang. ANTARA/Mentari Dwi Gayati
Terpopuler: Alasan Prabowo Lanjutkan IKN, Dampak Penembakan Donald Trump pada Harga Emas

Terpopuler: Alasan pemerintahan Prabowo-Gibran tetap lanjutkan proyek IKN. Penembakan Donald Trump memicu lonjakan harga emas.