Hujan Belum Berhenti, Bekasi Siaga Banjir

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang warga melintasi banjir yang menggenangi perumahan Harapan Indah Bekasi Malam ini. Perumahan tersebut merupakan langganan banjir sejak tahun 2002. Tempo/Ijar Karim

    Seorang warga melintasi banjir yang menggenangi perumahan Harapan Indah Bekasi Malam ini. Perumahan tersebut merupakan langganan banjir sejak tahun 2002. Tempo/Ijar Karim

    TEMPO.CO, Bekasi -- Hujan deras mengguyur Kota Bekasi sejak Minggu pagi tadi, menyebabkan ribuan rumah tergenang air di sejumlah wilayah setempat. Warga bantaran Kali Bekasi pun siaga banjir. "Debit air Kali Bekasi naik, warga siaga," kata Ketua Taruna Siaga Bencana Kota Bekasi, Engkus Kustara, Ahad, 12 Januari 2014.

    Menurut Engkus, dari pemukiman di bantaran Kali Bekasi, baru Perumahan Pondokgede Permai yang menggenang karena luapan air Kali Bekasi. Namun, air belum sampai masuk ke dalam rumah, hanya menggenang di jalanan. "Warga sudah memindahkan kendaraan untuk mengantisipasi," kata Engkus.

    Menurut dia, ada potensi debit kali meningkat karena berdasarkan laporan hujan masih berlangsung di Bogor. Air di sana akan mengalir ke Kali Cikeas dan Kali Cileungsi sebelum bertemu di Bekasi menjadi satu aliran yaitu Kali Bekasi. "Belum ada laporan soal tanggul jebol," katanya. "Relawan tengah mempersiapkan logistik peralatan banjir untuk antisipasi."

    Engkus melanjutkan, hujan lokal yang mengguyur Kota Bekasi mengakibatkan sejumlah pemukiman di wilayah itu tergenang air dengan ketinggian variasi.  Perumahan Bumi Nasio Jatiasih ketinggian air mencapai 60 centimeter, sedangkan di permukiman Dosen IKIP mencapai 70 centimeter.

    Sementara itu, di wilayah Bekasi Timur seperti Karang Kitri banjir menerandam hingga 80 centimeter, Perumnas 3 mencapai 60 centimeter. "Kami tengah menyiapkan dapur lapangan untuk kebutuhan pengungsian," katanya. (Baca juga: Kali Laya Depok Jebol, Ratusan Rumah Terendam)

    Sementara itu, warga yang bermukim di bantaran Kali Bekasi mengaku waswas, sebab debit air terus naik. Warga takut air meluap dan membanjiri pemukiman mereka. "Takutnya tiba-tiba air masuk," kata Bayu Permana Putra, 28 tahun warga Pondok Mitra Lestari, Jatiasih. Pantau berita banjir lainnya di sini.

    ADI WARSONO



    Berita Lainnya:
    Kali Laya Depok Jebol, Ratusan Rumah Terendam
    Ciliwung Diperkirakan Meluap Selepas Tengah Malam
    Kali Meluap, Ratusan Rumah di Depok Tergenang
    Warga Kampung Pulo Bersiap Hadapi Banjir
    Khawatir Banjir, Jokowi Pantau Pintu Air


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.