Naik Transjakarta, Djarot Banyak Tanya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubenur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat, menyerahkan alat kebersihan kepada warga di bantaran kali ciliwung, Pasar Minggu, Jakarta, Minggu 21 Desember 2014. Blusukan Djarot Syaiful Hidayat tersebut merupakan perdana setelah dilantiknya menjadi Wakil Gubenur dengan meninjau beberapa lokasi dibantaran kali ciliwung untuk melihat kesiapan warga menghadapi banjir. TEMPO/Dasril Roszandi

    Wakil Gubenur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat, menyerahkan alat kebersihan kepada warga di bantaran kali ciliwung, Pasar Minggu, Jakarta, Minggu 21 Desember 2014. Blusukan Djarot Syaiful Hidayat tersebut merupakan perdana setelah dilantiknya menjadi Wakil Gubenur dengan meninjau beberapa lokasi dibantaran kali ciliwung untuk melihat kesiapan warga menghadapi banjir. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mencoba layanan bus Transjakarta, Selasa, 6 Januari 2014. Djarot berangkat dari halte Bank Indonesia di Jalan M.H. Thamrin pada pukul 14.30 ditemani sejumlah ajudannya.

    Saat bus yang ditunggu datang, Djarot langsung melangkah masuk. Dia sempat berdesakan dengan para penumpang yang hendak naik ke bus. Mantan Wali Kota Blitar itu pun terpaksa berdiri karena bus penuh dan semua kursi telah terisi. Sembari bergelantungan, Djarot  berbincang dengan pengguna Transjakarta (baca juga: Djarot Blusukan ke Terminal Senilai Rp 600 Miliar).

    "Tadi menunggu di halte lama enggak?" tanya Djarot kepada seorang penumpang. "Sebentar, kok, Pak," jawab penumpang itu.

    Sepuluh menit berselang, bus yang ditumpangi Djarot tiba di halte Dukuh Atas. Rombongan pun berganti bus koridor VI menuju Ragunan. Kehadiran Djarot di halte ini sempat menarik perhatian para penumpang. Beberapa warga menoleh ke arah Djarot saat berpapasan.

    Sebelum memasuki bus menuju Ragunan, Djarot menyempatkan diri berbincang dengan  seorang petugas yang bernama Zainal Arifin. Djarot menanyakan soal rentang tunggu antarbus. "Menurut sampeyan, bisa enggak (waktu tunggu) lima menit?" kata Djarot.  

    Awalnya, Zainal terlihat gelagapan saat mendapat pertanyaan itu. Namun akhirnya ia menjawab, "Bisa."

    Bus koridor VI yang ditunggu Djarot datang sekitar lima menit kemudian. Rombongan pun memasuki bus. Berbeda dengan bus koridor I yang ditumpangi tadi, Djarot kali ini mendapat kursi kosong untuk duduk. Ia duduk di bagian tengah bus, di sebelah dua penumpang perempuan.

    Sepanjang perjalanan, dia terlihat berbincang serius dengan kedua penumpang itu. Ia lebih banyak bertanya dibanding menjelaskan. Hal-hal yang ditanyakan seputar pelayanan  Transjakarta.  

    "Kalau panas, AC enggak terasa. Sedangkan kalau hujan, jadi bocor," kata salah seorang penumpang tersebut. Mendapat aduan ini, Djarot berjanji akan segera meremajakan armada Transjakarta.

    Setibanya di halte Ragunan, Djarot turun dari bus dan menyempatkan diri berbincang dengan  pengelola Taman Margasatwa Ragunan. Setelah itu, dia kembali ke Balai Kota menggunakan mobil dinas.

    ARIE FIRDAUS

    Berita lain:
    Jokowi Diingatkan Tolak Budi Gunawan untuk Kapolri
    Pemandu di Bus Wisata Curhat 'Kejamnya' Ahok 
    Riset BMKG: Air Asia Jatuh karena Mesin Beku






     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.