Pengacara: Alex Usman Minta Jadwal Pemeriksaan Diundur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim penyidik Direkorat Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal Mabes Polri menggeledah rumah Alex Usman mantan Kepala Suku Dinas Pendidikan Menengah Jararta Barat di kawasan Duri Kepa, Jakarta Barat, 8 April 2015. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Tim penyidik Direkorat Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal Mabes Polri menggeledah rumah Alex Usman mantan Kepala Suku Dinas Pendidikan Menengah Jararta Barat di kawasan Duri Kepa, Jakarta Barat, 8 April 2015. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.COJakarta - Salah satu anggota tim kuasa hukum Alex Usman, tersangka korupsi pengadaan uninterruptable power supply, bernama Eri Rossatria mengatakan kliennya tak akan memenuhi undangan pemeriksaan Bareskrim Polri hari ini. Eri Rossatria mengatakan Alex Usman sedang sakit.

    "Pemeriksaan minta diundur jadi Jumat pekan ini," katanya kepada Tempo, Rabu, 22 April 2015.

    Dia memberikan keterangan bahwa kliennya memiliki sakit lambung yang kronis. "Jadi bukan karena menghindar, ya, memang sedang sakit," ujarnya. Sayang, Eri tak bersedia menjelaskan perihal pemeriksaan yang selalu tertunda dan Alex Usman yang tak pernah diketahui berada di mana.

    Saat ditanya mengenai kesiapan Alex Usman, dia mengklaim kliennya siap memberikan keterangan apa pun yang diminta penyidik Bareskrim. "Jadi bukan karena tidak siap lantas tidak datang," tuturnya. Saat ditanya mengenai kesiapan dokumen, Eri mengelak. "Nanti akan kami berikan informasi lengkap setelah penyidikan, ya," katanya.

    Rencananya, hari ini Alex Usman akan diperiksa Bareskrim atas kasus korupsi pengadaan UPS untuk 25 sekolah di Jakarta Barat. Sejak kasusnya mencuat, Alex Usman tak pernah diketahui keberadaannya. Saat penggeledahan di rumahnya pun, Alex tak berada di rumah. Hingga berita ini ditulis, salah satu pengacara Alex yang merupakan bekas pengacara Susno Duadji, Zul Armain, belum memberikan keterangan apa pun.

    DINI PRAMITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.