Usai Diskusi Soal Pemimpin Jakarta, Hasnaeni Taburkan Uang

Reporter

Editor

Bagja

Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta, Hasnaeni Moein bagikan uang pada massa yang mengerubuti mobilnya usai mengisi diskusi "Fenomena Pilgub DKI 2017" di Gedung Joang 45, Jakarta Pusat, 10 Mei 2016. TEMPO/Pradityo Adi

TEMPO.CO, Jakarta - Seusai diskusi “Pemimpin seperti Apakah yang Dibutuhkan Masyarakat DKI Saat Ini?" di Gedung Joang 45, Jakarta Pusat, pada 10 Mei 2016, Hasnaeni Moein menaburkan uang pecahan Rp 10 ribu dari mobilnya.

Sudah dua kali musim pemilihan, Hasnaeni ikut menjadi bakal calon Gubernur DKI Jakarta. Kali ini kader Partai Demokrat tersebut ikut mendaftar sebagai salah satu kandidat bakal calon dari PDI Perjuangan. Slogan yang diusungnya selalu sama: “Wanita Emas”, akronim dari Era Masyarakat Sejahtera.

BACA: Gerindra Gencar Lobi Partai Lain Bergabung Menghadang Ahok

Pengusaha ini menjadi salah satu pembicara dalam diskusi yang sempat ricuh karena pertengkaran pendukung Gubernur Basuki Tjahaja Purnama dan pendukung Ahmad Dhani Prasetyo. Seusai diskusi, Hasnaeni membagi-bagikan uang dari dalam mobil Mercedes hitamnya.

Peserta diskusi pun berdesakan mengambil uang dari tangan Hasnaeni. Karena terlalu banyak tangan yang berebutan mengambil uang, pengusaha ini menaburkan uang tersebut ke udara. Uang pun beterbangan dan orang-orang berebut memungutinya.

BACA: Pendukung Prabowo Pasok Logistik untuk Penduduk Luar Batang

Diskusi itu menghadirkan Hasnaeni; Ahmad Dhani; koordinator Basuki Tjahaja Purnama Mania (Batman), Imanuel Ebenzer; komentator politik Boni Hargens; dan tokoh Tionghoa Lius Sungkarisma.

Tabur uang bukan kali ini saja dilakukan Hasnaeni. Tiap mengunjungi masyarakat, ia selalu membagi-bagikan uang tanpa sungkan.

PRADITYO ADI






Kenapa Tersangka Korupsi Waskita Beton Mischa Hasnaeni Moein Dijuluki Si Wanita Emas?

7 hari lalu

Kenapa Tersangka Korupsi Waskita Beton Mischa Hasnaeni Moein Dijuluki Si Wanita Emas?

Mischa Hasnaeni Moein ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kprupsi PT Waskita Beton. Kenapa ia dikenal sebagai wanita emas?


Hasnaeni 'Wanita Emas' Tersangka Korupsi Waskita Beton: Pernah Nyalon Gubernur DKI dan Bagi-bagi Uang

8 hari lalu

Hasnaeni 'Wanita Emas' Tersangka Korupsi Waskita Beton: Pernah Nyalon Gubernur DKI dan Bagi-bagi Uang

Mischa Hasnaeni Moein atau wanita emas ditetapkan tersangka dalam perkara dugaan korupsi pegadaan proyek fiktif pada PT Waskita Beton Precast, Tbk.


Usai Ditetapkan Tersangka Kasus PT Waskita Beton, Hasnaeni Berteriak: Saya Sakit

9 hari lalu

Usai Ditetapkan Tersangka Kasus PT Waskita Beton, Hasnaeni Berteriak: Saya Sakit

Kejaksaan Agung menetapkan Direktur Utama PT Misi Mulia Metrikal, Hasnaeni dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penyelewengan dana PT Waskita Beton Precast Tbk.


Anies Baswedan Bicara Siap Tarung Pilpres 2024, Belum Ada Panggilan Partai Politik

13 hari lalu

Anies Baswedan Bicara Siap Tarung Pilpres 2024, Belum Ada Panggilan Partai Politik

Anies Baswedan mengaku belum ada partai politik yang memanggil atau mengusung untuk menjadi calon presiden pada Pemilihan Umum 2024.


Jajak Pendapat: Magdalena Andersson Bisa Jadi Perdana Menteri Swedia Lagi

19 hari lalu

Jajak Pendapat: Magdalena Andersson Bisa Jadi Perdana Menteri Swedia Lagi

Hasil jajak pendapat mengungkap partai-partai haluan politik kiri-tengah di Swedia diproyeksikan memenangkan mayoritas kursi di parlemen.


KPU dan Bawaslu 2022 - 2027, ini Tugas Mereka Setelah Dilantik Presiden

14 April 2022

KPU dan Bawaslu 2022 - 2027, ini Tugas Mereka Setelah Dilantik Presiden

Presiden Jokowi resmi melantik 7 anggota KPU dan 5 anggota Bawaslu periode 2022-2027 di Istana Merdeka, Jakarta. Ini tugas mereka setelah dilantik.


Anggota DPR Targetkan Anggaran Pemilu 2024 Disahkan Sebelum Pertengahan April

10 April 2022

Anggota DPR Targetkan Anggaran Pemilu 2024 Disahkan Sebelum Pertengahan April

Anggota Komisi II DPR Aminurrokhman memastikan anggaran Pemilu 2024 akan disahkan setelah pelantikan anggota KPU dan Bawaslu.


Penundaan Pemilu 2024, Dianggap Wacana Tak Produktif hingga Tunda Amendemen UUD

30 Maret 2022

Penundaan Pemilu 2024, Dianggap Wacana Tak Produktif hingga Tunda Amendemen UUD

Pembahasan wacana penundaan Pemilu 2024 dianggap tak produktif


6 Alasan Ini Menunjukkan Penolakan Penundaan Pemilu 2024

17 Maret 2022

6 Alasan Ini Menunjukkan Penolakan Penundaan Pemilu 2024

Usulan penundaan Pemilu 2024 tidak logis, sehingga banyak penolakan


Sejarah Pemilu di Indonesia, dari Masa Parlementer, Orde Baru, Reformasi

9 Maret 2022

Sejarah Pemilu di Indonesia, dari Masa Parlementer, Orde Baru, Reformasi

Sejarah pemilu di Indonesia terbagi dalam tiga era, yaitu masa Parlementer, Orde Baru, dan Reformasi