5 Kasus Unik Ditangani Petugas Damkar, Anak Terjepit Kaleng Biskuit hingga Tangkap Ular dan Biawak

Selasa, 12 September 2023 12:20 WIB

Petugas pemadam kebakaran membantu melepas kaleng biskuit dari kepala seorang anak berumur dua tahun di Kelurahan Serdang, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat. Sumber: Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat

TEMPO.CO, Jakarta - Pemadam kebakaran atau damkar merupakan salah satu instansi penting yang banyak dibutuhkan oleh rakyat Indonesia. Pemadam Kebakaran mampu mengatasi berbagai masalah sekaligus. Tidak hanya rumah atau pohon yang terbakar, Pemadam Kebakaran juga mampu mengatasi berbagai masalah lain, seperti mengambil kartu ATM yang terjatuh ke selokan, melepas cincin yang tidak bisa dilepas, dan sebagainya.

Di Indonesia, Pemadam Kebakaran memiliki sejarah yang cukup panjang. Dilansir dari damkar.semarangkota.go.id, Pemadam Kebakaran dulunya dikenal dengan nama “Branwir” yang merupakan serapan dari bahasa Belanda Brandweer.

Branwir mulai beroperasi sejak 1873 ketika terjadi kebakaran besar di Kramat Kwitang. Pada 1915, Residen (Sekarang Gubernur) Batavia kemudian mengeluarkan peraturan atau reglement yang berjudul Reglement op de Brandweer in de Afdeeling stad Voorsteden van Batavia untuk membentuk Brandweer te Batavia, satuan Pemadam Kebakaran Batavia.

Kinerja Brandweer te Batavia ternyata disenangi oleh penduduk setempat sehingga Brandweer te Batavia mendapat penghargaan. Tanda penghargaan tersebut berbentuk sebuah prasasti yang bertuliskan “Tanda Peringatan Brandweer Batavia 1919-1929”. Penghargaan tersebut diberikan oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan Warga Betawi pada 1929 sebagai penghargaan atas kinerja 10 tahun Brandweer te Batavia.

Pemerintah Kolonial Hindia Belanda ternyata tidak hanya mendirikan Brandweer di Batavia, tetapi juga di Surabaya. Bahkan, dalam buku Bandjarmasin Tempo Doeloe: Sketsa Kecil dari Bingkai Masa Lalu (2019), pemadam kebakaran di Kota Surabaya merupakan pemadam kebakaran tertua di Indonesia.

Advertising
Advertising

Berikut kasus unik yang ditangani pemadam kebakaran

1. Kepala Anak terjepit kaleng Biskuit

Kepala seorang anak usia dua tahun terjepit kaleng biskuit. Petugas pemadam kebakaran dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat membantu melepaskan kaleng itu yang awalnya digunakan untuk bermain.

"Pada saat kejadian anak tersebut sedang memainkan kaleng biskuit dan dengan sengaja kaleng dimasukan kepalanya, namun setelah dicoba dilepas kaleng tersebut sulit untuk dilepaskan," kata Perwira Piket Marwono, Rabu, 26 April 2023.

Tiga petugas datang ke rumah mereka di Jalan Lapangan Pors, Kelurahan Serdang, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat. Pelepasan kaleng biskuit itu selesai kurang dari satu jam.

2. Tangkap Ular

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan Uci Sanusi mengatakan pada sepanjang 2019, tim rescue telah menangkap 22 ular.

"Kalau untuk di musim penghujan ini ada sekitar tujuh ular yang berhasil ditangkap. Kalau jumlah total yang kita tangani di tahun 2019 ada 22 ular berbagai jenis," kata Uci, Selasa, 24 Desember 2109.

Menurut Uci, dari 22 jenis ular yang ditangkap, ular jenis piton atau sanca yang lebih banyak mendominasi. Selain itu, ada ular jenis kobra yang kebanyakan masih berupa anak.

3. Selamatkan Kuda dalam Got

Agaknya, petugas pemadam kebakaran memang sering dipanggil ketika ada hewan berkeliaran di lingkungan yang tak seharusnya. Selain itu, mereka ternyata juga bisa lho dipanggil ketika ada hewan yang celaka. Seperti kuda yang terjebak dalam got di Jakarta Selatan, Mei lalu. Dengan alat pengait dan 8 orang, kuda berhasil diselamatkan. Ternyata, kuda ini terperosok karena si pemilik meletakkan makanannya di dekat got.

4. Pindahkan Sarang Tawon Vespa

Baik di tempat terbuka atau tersembunyi, sarang tawon adalah ancaman bagi keselamatan. Apalagi jika jenis tawonnya yang memang berbahaya seperti tawon vespa. Seperti yang terjadi di sebuah kampung di Tangerang Selatan tahun 2020 lalu ,sebuah sarang tawon jenis vespa dievakuasi dari atap seorang warga. Sebelumnya warga tersebut disengat oleh tawon hingga bengkak. Komandan Regu Tim Charlie Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel Ilham bersama tim, akhirnya mengevakuasi sarang tersebut agar tidak ada lagi yang tersengat.

5. Evakuasi Biawak dan Ular Sanca

Sudin Damkar Jakarta Utara mengevakuasi seekor ular sanca sepanjang 3 meter dan biawak yang bersarang di sebuah rumah warga yang berada di Jalan Ende RT 08 RW 016, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kedua hewan itu tinggal bersamaan di atap rumah warga bernama Toro.

"Awalnya pemilik rumah melihat seekor ular sanca di sela tembok, karena ukuran ularnya besar, dia menelpon ke kantor pemadam meminta untuk mengevakuasinya," ujar Humas Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta Mulat Wijayanto saat dikonfirmasi, Selasa, 10 Agustus 2021.

Saat proses evakuasi, petugas kaget karena di atap rumah juga ditemukan seekor biawak sepanjang satu meter. Proses evakuasi ular dan biawak selama tiga jam itu juga berlangsung cukup dramatis karena petugas harus membobol tembok warga.

DIMAS KUSWANTORO I SDA I TIM TEMPO.CO

Pilihan Editor: Seluk Beluk Pemadam Kebakaran, Dulu Dikenal dengan Nama Branwir

Berita terkait

Perlunya Sensitivitas Orang Tua dengan Anak Berkebutuhan Khusus di Tempat Umum

14 jam lalu

Perlunya Sensitivitas Orang Tua dengan Anak Berkebutuhan Khusus di Tempat Umum

Sensitivitas orang tua dan pengelola fasilitas berpengaruh pada keamanan dan keselamatan anak berkebutuhan khusus saat beraktivitas di tempat umum.

Baca Selengkapnya

PBB Klarifikasi Data Kematian di Gaza: Lebih dari 35.000 Korban Jiwa, Tapi..

2 hari lalu

PBB Klarifikasi Data Kematian di Gaza: Lebih dari 35.000 Korban Jiwa, Tapi..

PBB menegaskan bahwa jumlah korban tewas di Jalur Gaza akibat serangan Israel masih lebih dari 35.000 warga Palestina.

Baca Selengkapnya

Inilah Tanda-tanda Anak Kekurangan Vitamin

3 hari lalu

Inilah Tanda-tanda Anak Kekurangan Vitamin

Dokter anak dan ahli neonatologi Richa Panchal menjabarkan tanda-tanda utama kekurangan vitamin pada anak.

Baca Selengkapnya

Kasus Ayah di Bekasi Hantam Anak Kandung dengan Linggis Hingga Tewas Dihentikan

7 hari lalu

Kasus Ayah di Bekasi Hantam Anak Kandung dengan Linggis Hingga Tewas Dihentikan

Polisi menghentikan kasus hukum ayah di Bekasi berinisial N yang menghantam anak kandungnya berinisial C, 35 tahun dengan linggis hingga tewas.

Baca Selengkapnya

Lebih dari 15 Ribu Anak Terbunuh di Jalur Gaza

7 hari lalu

Lebih dari 15 Ribu Anak Terbunuh di Jalur Gaza

Otoritas di Palestina menyebut lebih dari 15.000 anak terbunuh di Jalur Gaza

Baca Selengkapnya

Rayakan HUT Ke-105 Damkar, Bupati Sukabumi:Tingkatkan Layanan

10 hari lalu

Rayakan HUT Ke-105 Damkar, Bupati Sukabumi:Tingkatkan Layanan

Sepanjang 2023 DPKP mengatasi 579 kebakaran dan 517 non-kebakaran 517.

Baca Selengkapnya

Anak Pemimpin Sudan Tewas dalam Kecelakaan di Turki

12 hari lalu

Anak Pemimpin Sudan Tewas dalam Kecelakaan di Turki

Anak panglima militer dan pemimpin de facto Sudan meninggal di rumah sakit setelah kecelakaan lalu lintas di Turki.

Baca Selengkapnya

Mengapa Bayi Harus Diimunisasi?

12 hari lalu

Mengapa Bayi Harus Diimunisasi?

Bayi harus menjalani imunisasi karena beberapa alasan tertentu yang akan dibahas dalam artikel ini.

Baca Selengkapnya

10.000 Warga Palestina Hilang di Gaza, 210 Hari Sejak Serangan Israel Dimulai

12 hari lalu

10.000 Warga Palestina Hilang di Gaza, 210 Hari Sejak Serangan Israel Dimulai

Sejauh ini, 30 anak telah meninggal karena kelaparan dan kehausan di Gaza akibat blokade total bantuan kemanusiaan oleh Israel

Baca Selengkapnya

6 Bahaya Bayi yang Tidak Diimunisasi

13 hari lalu

6 Bahaya Bayi yang Tidak Diimunisasi

Bayi penting untuk melakukan imunisasi secara rutin agar terhindar dari bahaya kesehatan mendatang. Lantas, apa saja bahaya bagi bayi yang tidak melakukan imunisasi?

Baca Selengkapnya