100 Hari Anies-Sandi: Sandiaga Uno Jelaskan PR Selanjutnya

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno naik mobil golf dari Balai Kota menuju lokasi arena bazar dan nikah massal di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada Minggu, 31 Desember 2017. FOTO: Tempo/Hendartyo Hanggi

TEMPO.CO, Jakarta- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno atau Anies-Sandi telah melewati 100 hari masa kerja sejak dilantik oleh Presiden Jokowi pada 16 Oktober 2017.

Menurut Sandiaga Uno, terlalu dini untuk mengukur kinerja Anies-Sandi hanya dari 100 hari pertama masa kerja. "PR (pekerjaan rumah) kami masih banyak," kata Sandiaga Uno di Ciracas, Jakarta Timur, hari ini, Rabu, 24 Oktober 2018.

Sandiaga Uno menyerahkan penilaian sepenuhnya kepada publik untuk mengukur hasil kerja Anies-Sandi, yang mengalahkan Tjahaja Purnama alias Ahok dalam Pilkada DKI 2017. Dia tak mau membicarakan capaian Anies-Sandi selama 100 hari kerja, walapun mengklaim memperoleh banyak dukungan masyarakat selama ini. Sandiaga lantas menyampaikan sejumlah target dan harapan atau PR untuk masa kerja setelah 100 hari.

BacaRumah DP Rp0 Anies-Sandi, Ciputra: Jangan Timbulkan Kegaduhan

Sandiaga Uno menjelaskan, Anies-Sandi berharap bisa mewujudkan janji menciptakan lebih banyak lapangan kerja dan memperbaiki kualitas pendidikan untuk masyarakat DKI Jakarta. Menekan biaya hidup dengan menstabilkan harga bahan pokok pun menjadi rencana capaian.

"Kami ingin keterjangkauan harga dan biaya hidup di DKI," ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Pusat kajian kebijakan publik Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah menilai masih banyak kebijakan Anies-Sandi yang masih tahap pencitraan. "Hampir kebanyakan di tataran pencitraan, yang konkret banget belum ada," katanya pada Selasa, 23 Januari 2018.

Dia mencontohkan, program rumah DP 0 rupiah yang akhirnya untuk MBR ataub masyarakat berpenghasilan rendah. Padahal, awalnya Anies-Sandi gembar-gembor rumah itu rumah tapak tapi kemudian berubah menjadi rumah susun sederhana milik (rusunami) yang notabene rumah vertikal.

Kemudian setelah ada kesulitan dalam mewujudkan rusunami, menurut Trubus, program rumah Rp 0 berubah lagi sekarang rumah susun sederhana sewa (rusunawa).

"Itu, kan bahasa sederhanannya jadi plinplan. Kebijakannya berubah-ubah."

Trubus menerangkan, UMR di DKI Jakarta Rp 3,6 juta per bulan sehingga jika buruh ingin membeli rumah tipe 21 seharga Rp 185 juta harus kredit selama 15-20 tahun dengan cicilan per bulan Rp 2,1 juta flat. Pertanyaannya, apakah tersebut masyaraat bisa membeli rumah dengan skema tadi.

"Tdak bisa (beli), suruh makan apa (masyarakat bawah)? Masih memberatkan. Itu sebenarnya kebohongan publik, pencitraan," kata Trubus.

Program rumah DP 0 rupiah bakal berujung pada pelanggaran Peraturan Menteri Dalam Negeri. Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi sudah menyatakan, program Anies-Sandi itu melanggar aturan, terutama soal talangan bunga cicilan dengan APBD hingga 20 tahun.

"Kepala daerah dilarang menganggarkan program melebihi masa jabatannya," kata Prasetyo, yang juga politikus PDI Perjuangan, pada Jumat, 19 Januari 2018.

Aturan yang berpotensi dilanggar Anies-Sandi adalah Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 sebagai perubahan kedua Permendagri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. Prasetyo mengatakan, dalam Pasal 54 A Ayat 6 disebutkan penganggaran kegiatan tidak boleh melampaui akhir tahun masa jabatan kepala daerah.

Trubus mengusulkan kepada Anies-Sandi menggunakan rusunawa saja dijalankan sejak masa Ahok. "Tinggal meneruskan saja. Maksud saya kebijakan (rusunawa Ahok) itu diteruskan saja, tidak usah berinovasi tapi belum ada perencanaan yang matang."

Menurut dia, jika Anies-Sandi program Rusunawa seperti di era Ahok, orang yang berpenghasilan Rp 3 juta per bulan ke bawah bisa memanfaatkan karena sewanya Rp 300 ribu-500 ribu.

 





Sandiaga: Saatnya Tak Lagi Kejar Angka Wisatawan, Tapi Fokus ke Pariwisata Berkelanjutan

3 hari lalu

Sandiaga: Saatnya Tak Lagi Kejar Angka Wisatawan, Tapi Fokus ke Pariwisata Berkelanjutan

Sandiaga menyatakan sudah saatnya Indonesia menerapkan pariwisata berbasis masyarakat, berkelanjutan dan inklusif.


Tidak Hanya Raja Ampat, Papua Barat Memiliki Banyak Wisata Unggulan, Cek Tempatnya

4 hari lalu

Tidak Hanya Raja Ampat, Papua Barat Memiliki Banyak Wisata Unggulan, Cek Tempatnya

Selain Raja Ampat, tidak hanya alamnya yang indah, Papua Barat memiliki banyak tempat-tempat yang menarik untuk dikunjungi. Cek daftarnya.


Batik Lasem dari Rembang Akan Jadi Cinderamata Acara G20

4 hari lalu

Batik Lasem dari Rembang Akan Jadi Cinderamata Acara G20

Batik Lasem yang dibuat dengan pewarna alami sejalan dengan pilar G20, yaitu sustainibility.


Destinasi Wisata di Indonesia Akan Gunakan Kendaraan Listrik

4 hari lalu

Destinasi Wisata di Indonesia Akan Gunakan Kendaraan Listrik

Dengan penggunaan kendaraan listrik, Sandiaga Uno berharap pariwisata di Indonesia ke depannya bisa lebih ramah lingkungan.


Sandiaga Uno Minta Tak Ada Lagi yang Lakukan Catcalling ke Wisatawan

5 hari lalu

Sandiaga Uno Minta Tak Ada Lagi yang Lakukan Catcalling ke Wisatawan

Salah seorang wisatawan di Gili Trawangan Kabupaten Lombok Utara sebelumnya mengeluh mengalami catcalling.


Sandiaga Tegur Pelaku Catcalling yang Ganggu Wisatawan: Super Annoying

5 hari lalu

Sandiaga Tegur Pelaku Catcalling yang Ganggu Wisatawan: Super Annoying

Sandiaga mengatakan perbuatan pelecehan seksual verbal itu mengganggu kenyamanan para pelancong.


Kisah Persahabatan Erick Thohir, Sandiaga Uno dan Muhammad Lutfi, Siapa Paling Tajir?

6 hari lalu

Kisah Persahabatan Erick Thohir, Sandiaga Uno dan Muhammad Lutfi, Siapa Paling Tajir?

Persahabatan Erick Thohir, Sandiaga Uno dan Muhammad Lutfi hingga menjadi menteri kabinet Jokowi. Tapi, di antara ketiganya siapa paling tajir?


Sandiaga Undang Investor Kembangkan Infrastruktur Klungkung Bali, Peluang Investasi Rp 320 M

6 hari lalu

Sandiaga Undang Investor Kembangkan Infrastruktur Klungkung Bali, Peluang Investasi Rp 320 M

Sandiaga Salahuddin Uno mengundang investor untuk menanamkan modalnya dalam pengembangan infrastruktur dan penunjang pariwisata.


Sandiaga Klaim Investasi Senilai Rp 320 Miliar Siap Masuk Nusa Penida

6 hari lalu

Sandiaga Klaim Investasi Senilai Rp 320 Miliar Siap Masuk Nusa Penida

Menurut Sandiaga, selain Nusa Penida, Nusa Ceningan dan Nusa Lembongan merupakan destinasi yang menarik bagi pemodal.


Polusi Suara di Bali, Sandiaga Uno: Desibel Suara Kini Maksimal 70 untuk Outdoor

7 hari lalu

Polusi Suara di Bali, Sandiaga Uno: Desibel Suara Kini Maksimal 70 untuk Outdoor

Sandiaga mengumumkan hasil kesepakatan di antara pemangku kepentingan pariwisata dan ekonomi kreatif Bali khususnya di Desa Canggu, Kabupaten Badung, terkait permasalahan polusi suara.