Pascateror Bom di Surabaya, Bandara Soekarno-Hatta Dijaga Ketat

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi unit K-9 bersama anggota Brimob Polda Bali berjaga di terminal penumpang saat mulai beroperasinya Posko Terpadu Mudik Lebaran di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, 15 Juni 2017. Sekitar 1.500 personel gabungan dari berbagai unsur mulai disiagakan hingga 26 hari ke depan dalam mendukung kelancaran dan keamanan arus mudik/arus balik Lebaran tahun 2017 melalui bandara internasional tersebut. ANTARA FOTO

    Polisi unit K-9 bersama anggota Brimob Polda Bali berjaga di terminal penumpang saat mulai beroperasinya Posko Terpadu Mudik Lebaran di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, 15 Juni 2017. Sekitar 1.500 personel gabungan dari berbagai unsur mulai disiagakan hingga 26 hari ke depan dalam mendukung kelancaran dan keamanan arus mudik/arus balik Lebaran tahun 2017 melalui bandara internasional tersebut. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Tangerang - Pengamanan di Bandara Soekarno-Hatta semakin diperketat setelah terjadi serangan bom di Surabaya. Jumlah petugas keamanan ditambah dan sistem pengamanan ditingkatkan.

    “Saat ini, tidak kurang dari 3.500 personel gabungan diturunkan untuk menjaga area bandara," kata Ketua Komite Pengamanan Penerbangan Bandara Soekarno-Hatta Muhammad Suriawan Wakan, Selasa, 15 Mei 2018. “Dari Polri 600 personel, TNI 350 personel, Avsec 2.500 personel, dan anjing pelacak."

    Suriawan, yang juga menjabat Kepala Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta, menyatakan ribuan personel dikerahkan untuk menjamin keamanan bandara, baik di area publik maupun di nonarea publik.

    Selain berjaga dan berpatroli, petugas berfokus pada pemeriksaan kendaraan, orang, dan barang yang masuk atau keluar bandara. "Kendaraan kami periksa di titik Terminal 1,2, dan 3, dilanjutkan dengan pemeriksaan orang dan barang," ucap Suriawan.

    Menurut dia, fokus pemeriksaan juga dilakukan terhadap gerak-gerik orang dan barang yang mencurigakan. "Sebab, jika ada temuan, semua langsung kami laporkan kepada pihak yang berwenang atau profesional di bidangnya," tutur Suriawan.

    Pasca-serangan teror bom di Surabaya, kata Suriawan, situasi dan kondisi di Bandara Soekarno-Hatta masih aman dan terkendali. "Tidak ditemukan barang dan orang yang mencurigakan," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.