Libur Lebaran 2018, Ancol Siapkan Kantong Parkir

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto aerial suasana pengunjung bermain di pantai Ancol, Jakarta, 26 Juni 2017. PT Pembangunan Jaya Ancol selaku pengelola memprediksi pada hari kedua Lebaran pengunjung mencapai 100 ribu orang dan ditargetkan dapat mencapai 875 ribu orang selama delapan hari libur Lebaran tahun ini. ANTARA FOTO

    Foto aerial suasana pengunjung bermain di pantai Ancol, Jakarta, 26 Juni 2017. PT Pembangunan Jaya Ancol selaku pengelola memprediksi pada hari kedua Lebaran pengunjung mencapai 100 ribu orang dan ditargetkan dapat mencapai 875 ribu orang selama delapan hari libur Lebaran tahun ini. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajemen Taman Impian Jaya Ancol memprediksi jumlah pengunjung kawasan wisata di Jakarta Utara itu pada libur Lebaran 2018 meningkat 14 persen dibanding tahun lalu. 

    "Untuk tahun ini, diprediksi sekitar 1,28 juta pengunjung akan memadati Taman Impian Jaya Ancol. Saat libur Lebaran nanti naik sekitar 14 persen dari tahun sebelumnya, yang mencapai 1,069 juta pengunjung saat libur Lebaran selama 15 hari," kata Wakil Direktur PT Pembangunan Jaya Ancol Teuku Sahir Syahali di Jakarta, Kamis, 24 Mei 2018.

    Teuku mengatakan peningkatan tersebut karena libur Lebaran 2018 bertepatan dengan libur sekolah dan cuti panjang para pekerja atau karyawan.

    Baca: Masuk Ancol Gratis Hanya untuk Pemegang KJP, Itu Juga Digilir

    Kendati mengaku senang dengan adanya peningkatan itu, pihak Ancol mengatakan juga akan terjadi peningkatan jumlah kendaraan ke kawasan wisata tersebut. Untuk mengatasi hal itu, Ancol menerapkan sistem buka-tutup karena kapasitas parkir yang tidak mencukupi.

    "Ada simulasi, prinsipnya akan ada management traffic di Ancol karena kapasitas parkir Ancol terbatas, sehingga kami atur flow atau dengan sistem buka-tutup," kata Teuku.

    Ia mengatakan sistem buka-tutup itu bertujuan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan serta untuk mengarahkan pengunjung yang menggunakan kendaraan pribadi menuju kantong parkir yang telah disediakan.

    "Kami memiliki kantong parkir utama ada dua dalam rangka arus masuk dan sentralisasi parkir. Kantong parkir di Pantai Karnaval dengan kapasitas kurang-lebih 4.000 mobil. Kemudian di Pantai Festival kurang-lebih 2.000 mobil dan bagian utara 2.000 mobil. Jadi kapasitasnya sampai 9.000 sampai 10 ribu maksimal," tuturnya.

    Sistem buka-tutup sendiri akan diterapkan berdasarkan waktu masuk yang telah ditentukan. Pengunjung yang datang pada pukul 05.00-09.00 WIB akan diarahkan masuk melalui pintu masuk timur dan diarahkan menuju kantong parkir di Pantai Karnaval Ancol.

    Sementara itu, untuk pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, pengunjung akan diarahkan masuk melalui pintu barat menuju kantong parkir di bagian selatan dan utara Ancol. Sedangkan pada pukul 12.00-17.00 WIB, semua pintu akan dibuka.

    "Nah, untuk keluar nanti kita arahkan ke gerbang barat di depan Kemayoran. Jadi kita atur masuknya cepat, keluarnya cepat, supaya tidak macet di dalam," ujar Teuku.

    Guna memudahkan pengunjung selama berada di kawasan Ancol, pihak pengelola menyiapkan sekitar 40-48 shuttle bus wara-wiri dan empat kereta wisata yang beroperasi selama 24 jam.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.