Selasa, 13 November 2018

Kata Kapitra Ampera Soal Pencekalan Rizieq Shihab

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Beredar poster #2019HRSPresidenku lewat pesan berantai yang dikirim mantan kuasa hukumnya Kapitra Ampre. Foto/Istimewa

    Beredar poster #2019HRSPresidenku lewat pesan berantai yang dikirim mantan kuasa hukumnya Kapitra Ampre. Foto/Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Kapitra Ampera, menganggap tak ada pencekalan terhadap pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab. Menurut dia, pemerintah Arab Saudi ingin memastikan Rizieq aman bila berada di luar negeri.

    Baca: Imigrasi Arab Saudi Tolak Rizieq Shihab Pulang ke Indonesia

    "Yang saya tahu dari duta besar Arab Saudi di Jakarta, Malaysia tidak memberikan jaminan keselamatan," kata Kapitra saat dihubungi, Kamis malam, 27 September 2018.

    Kapitra pernah menjadi kuasa hukum Rizieq Shihab. Dia dikabarkan tak lagi mendampingi Rizieq sejak maju calon legislatif dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

    Kapitra mengatakan Rizieq Shihab memang hendak berangkat ke Malaysia pada Juli 2018 untuk menyelesaikan disertasi. Akan tetapi, berdasarkan informasi yang diperolehnya, pemerintah Malaysia hanya menganggap Rizieq mahasiswa doktoral biasa. Artinya, pemerintah Malaysia tidak memberikan perlakuan khusus kepada Rizieq.

    Padahal, kata dia, pemerintah Arab Saudi memerhatikan keselamatan Rizieq. Sebab, Rizieq pernah mendapat pelbagai ancaman di Indonesia, seperti upaya pembunuhan dan penembakan di rumahnya.

    "Lalu Arab Saudi memberikan dia (Rizieq) penghargaan sehingga kalau dia keluar dari Arab Saudi harus ada yang memastikan bahwa dia tidak apa-apa," kata Kapitra.

    Kapitra membantah kabar imigrasi Arab Saudi mencekal Rizieq menyambangi Indonesia. Yang dia ketahui, Rizieq hanya ditolak satu kali berangkat ke Malaysia.

    Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Koordinator Pelaporan Bela Islam, Novel Bamukmin, mengatakan, Rizieq Shihab dicekal imigrasi Arab Saudi sejak Juli 2018. Pencekalan terjadi sebanyak tiga kali. Hingga kini, belum ada kejelasan alasan pencekalan tersebut.

    Baca juga: FPI Adukan Dugaan Pencekalan Rizieq Shihab ke DPR

    Karena itulah, 15 perwakilan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama menemui Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fadli Zon pada Selasa, 25 September 2018. Mereka mengadu dan meminta penjelasan pencekalan Rizieq Shihab.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lion Air JT - 610, Kecelakaan Pesawat Nomor 100 di Indonesia

    Jatuhnya Lion Air nomor registrasi PK - LQP rute penerbangan JT - 610 merupakan kecelakaan pesawat ke-100 di Indonesia. Bagaimana dengan di dunia?