Jasa Marga Klarifikasi Info Penutupan Tol Jakarta - Cikampek

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja beraktivitas di proyek pembangunan jalan tol layang Jakarta-Cikampek yang disebut juga Japek II di Bekasi, Jumat, 27 Juli 2018. Pembangunan konstruksi jalan tol ini dikerjakan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk selaku kontraktor. ANTARA/Sigid Kurniawan

    Pekerja beraktivitas di proyek pembangunan jalan tol layang Jakarta-Cikampek yang disebut juga Japek II di Bekasi, Jumat, 27 Juli 2018. Pembangunan konstruksi jalan tol ini dikerjakan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk selaku kontraktor. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Bekasi - PT. Jasa Marga Tbk mengklarifikasi kabar penutupan tiga lajur di ruas jalan tol Jakarta - Cikampek terkait pengerjaan proyek tol layang. Kabar itu sebelumnya beredar luas di masyarakat melalui media sosial. "Informasi tersebut tidak update," kata AVP Corporate Communications PT Jasa Marga Dwimawan Heru, Selasa, 13 November 2018.

    Baca: Alasan Jasa Marga Tutup Tiga Lajur Jalan Tol Jakarta - Cikampek

    Menurut Dwimawan, informasi tentang penutupan jalan itu memang benar dan dikeluarkan secara resmi oleh Jasa Marga. Hanya saja itu informasi untuk penutupan 16 Juli 2018. “Jadi sudah lewat,” katanya. Informasi inilah yang beredar di media sosial.

    Dwimawan menyatakan, secara teknis pengerjaan proyek tol layang memang mempengaruhi kelancaran lalu lintas di tol Jakarta-Cikampek. Demi keselamatan pengguna jalan, Jasa Marga terpaksa mengurangi lebar ruas jalan. “Tidak ada penutupan,” katanya.

    ADVERTISEMENT

    Dwimawan menambahkan, pengerjaan proyek Jalan Tol Japek II Elevated tidak akan ada lagi penutupan lajur secara penuh. Sebab pekerjaan komisioning pemasangan launcher gantry telah dilaksanakan dan selesai pada 17 Juli 2018. "Kami memastikan pekerjaan erection steel box girder dilakukan dengan buka tutup dua lajur," kata dia.

    Adapaun pelaksanaannya, kata dia, dalam koridor waktu window time yaitu antara pukul 22.00-05.00 WIB. Artinya, saat pekerjaan erection dilakukan di satu titik, maka lajur 1 dan 2 dapat dilintasi, yang akan dilakukan adalah buka atau tutup lajur 3 dan 4 selama sekitar 1-2 jam, dan setelah pekerjaan erection girder selesai, maka lajur kembali dibuka.

    Jasa Marga mengimbau agar masyarakat tidak menelan mentah-mentah informasi yang diterima, bahkan ikut menyebarkan tanpa mengecek kebenaran berita. "Hal ini menghindarkan dari kesimpangsiuran fakta akibat informasi yang salah atau tidak update," kata Dwimawan.

    Baca: Cegah Pelemparan Batu di Tol, Ada Tiga Saran Diusulkan Ombudsman

    Selama proyek Jalan Tol Japek II Elevated berjalan, kata Dwimawan, PT Jasamarga akan berupaya menjaga kelancaran lalu lintas di Jalan Tol Jakarta - Cikampek. Jika ada gangguan lalu lintas di jalur tersebut selama proses pengerjaan, Jasa Marga akan selalu menginformasikan kapada masyarakat melalui sumber-sumber resmi.  


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.