Ceramah Terakhir Bahar bin Smith, Tetangga: Ada Prabowo

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Habib Bahar Bin Smith. facebook

    Habib Bahar Bin Smith. facebook

    TEMPO.CO, Bogor - Sejumlah tetangga mengungkap kisah Muhammad Bahar bin Smith beberapa bulan sebelum ditetapkan tersangka penghinaan terhadap Presiden Jokowi dan ujaran kebencian terhadap ras atau etnis tertentu. Bahar tinggal dan mendirikan sebuah pondok pesantren di Kemang, Kabupaten Bogor, sejak dua tahun belakangan.

    Baca berita sebelumnya:
    Setelah Bahar bin Smith Jadi Tersangka, Apa Kata Tetangga?

    Mereka menceritakan bagaimana awalnya pemuda 33 tahun yang biasa disebut Habib Bahar itu mengundang warga sekitar mendengarkan ceramah setiap setiap malam selasa dan sabtu. Kebiasaan yang diaku sudah tak lagi dilakukan sebulan ini.

    “Sekarang mah Habib sibuk banget, kemarin aja warga sini mau ngundang dia jadi penceramah nggak bisa alasannya sibuk,” kata seorang di antaranya, Mely, 33 tahun, Minggu 9 Desember 2018.

    Menurut Mely dan sejumlah tetangga lainnya, ceramah terakhir di pondok pesantren tersebut dihelat November. Saat itu calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto. 

    Baca:
    Setelah Bareskrim, Giliran Polda Metro Jaya Periksa Bahar bin Smith

    Bahar bin Smith (tengah) memasuki gedung saat akan menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis, 6 Desember 2018. Dalam video yang dijadikan bukti oleh para pelapor, Bahar menyinggung soal Jokowi saat mengisi acara Maulid Nabi di Darussalam Satu, Batuceper, Tangerang, Banten pada 17 November 2018. ANTARA/Rivan Awal Lingga

    “Ya bulan kemarin, malam selasa (senin malam), pak Prabowo sama Ridho Roma dateng, kunjungan doang kayaknya,” kata Mely. Sejumlah tetangga lain membenarkan keterangan Mely namun mereka menolak namanya dikutip.

    Mereka rata-rata mengungkap Bahar yang dikenal pula dengan ketampanannya. Tapi untuk isi ceramah yang dilaporkan ke polisi karena menghina Jokowi, mereka menggeleng. "Saya tahu hanya dari media," seperti dituturkan Mely.

    Baca: 
    Ratusan Orang Dampingi Pemeriksaan Bahar bin Smith di Bareskrim

    Pasca ditetapkan sebagai tersangka, suasana di pondok pesantren milik Bahar, Tajul Alawiyin, masih sepi. Santri-santri setempat pun melarang awak media untuk meliput di pondok pesantren tanpa pagar tersebut. Keterangan yang ada menyebutkan Bahar bin Smith sedang tidak ada di lokasi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.