Hujan Deras di Bekasi, Tanggul Jatikramat Jebol dan Memicu Banjir

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Banjir melanda jalanan Perumahan Taman Narogong Indah, Rawalumbu, Kota Bekasi, Minggu, 11 November 2018. Tempo/Adi Warsono

    Banjir melanda jalanan Perumahan Taman Narogong Indah, Rawalumbu, Kota Bekasi, Minggu, 11 November 2018. Tempo/Adi Warsono

    TEMPO.CO, Bekasi -Hujan deras yang mengguyur wilayah Bekasi, Jawa Barat pada Kamis malam, 13 Desember 2018, membuat satu titik tanggul di Perumahan Cahaya Kemang Permai, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih jebol dan membuat banjir.

    Tanggul setebal 15 sentimeter tersebut tak kuat menahan debit air di Kali Jatikramat yang biasa disebut warga Kali Cakung. Akibatnya banjir pun datang.

    Baca : Banjir Dua Meter Rendam Perumahan di Bekasi, 120 KK Dievakuasi

    "Jebolnya setelah waktu salat Maghrib, ketika hujan deras," kata warga, Jasmun kepada wartawan di lokasi pada Jumat, 14 Desember 2018.

    Ia mengatakan, jebolnya tanggul setinggi 2 meter tersebut membuat rumah penduduk di perumahan tersebut kebanjiran. Ketinggian air setelah tanggul itu jebol mencapai 70 sentimeter. Warga sempat panik adanya peristiwa itu, karena khawatir banjir semakin parah.

    Ia mengatakan, jebolnya tanggul sepanjang 15 meter bermula ketika debit air di kali tersebut meningkat signifikan. Bahkan, sebagai titik lain mulai meluber. Tekanan terhadap tanggul semakin kuat lantaran arus air tertahan sebuah jembatan penghubung perumahan. "Air masuk ke dalam rumah selutut, kalau di jalan sampai sepinggang," ujar dia.

    Sejumlah warga menyebut bahwa tanggul tersebut baru saja ditinggian beberapa bulan yang lalu. Peninggian tanggul tersebut lantaran air dari kali kerap meluap.

    Wakil Satuan Tugas pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kota Bekasi, Karsono mengatakan, sebagian penduduk di bantaran Kali Jatikramat atau Kali Cakung terendam banjir akibat hujan deras sejak Kamis sore kemarin.

    Simak pula :
    Cerita Ketua RW Soal Massa Tanya Status Ormas Pelaku Pengeroyokan Anggota TNI

    Paling parah berada di Perumahan Jatibening Permai, dengan ketinggian mencapai 2 meter. "Sebagian besar sudah surut, seperti di Dosen IKIP," kata dia.

    Menurut dia, ada satu lokasi banjir yang belum surut hingga Jumat siang, yaitu berada di Perumahan Bumi Nasio Indah, Jatikramat. Genangan di sana kini menyisakan ketinggian 30 sentimeter. Lokasi tersebut sulit surut karena letaknya berada di cekungan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.