Banjir Dua Meter Rendam Perumahan di Bekasi, 120 KK Dievakuasi

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Banjir melanda jalanan Perumahan Taman Narogong Indah, Rawalumbu, Kota Bekasi, Minggu, 11 November 2018. Tempo/Adi Warsono

    Banjir melanda jalanan Perumahan Taman Narogong Indah, Rawalumbu, Kota Bekasi, Minggu, 11 November 2018. Tempo/Adi Warsono

    TEMPO.CO, Bekasi - Banjir hingga dua meter merendam Perumahan Jatibening Permai, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi pada Kamis malam, 13 Desember 2018. Banjir setelah hujan lebat sejak pukul 18.00 WIB di wilayah tersebut.

    Baca berita sebelumnya:
    Video Banjir Bandang di Meikarta Bekasi Viral

    "Kami sudah menurunkan perahu karet untuk mengevakuasi warga di sana," kata Wakil Satuan Tugas pada BPBD Kota Bekasi, Karsono, Kamis malam, 13 Desember 2018.

    Data yang dihimpun Karsono menyebutkan, bahwa sedikitnya ada 120 kepala keluarga yang terkena dampak banjir tersebut. Mereka berada di RT 1, 2, 3, dan 5. Relawan di lapangan kini sedang berupaya mengevakuasi warga ke dataran lebih tinggi.

    Karsono mengatakan, selain di Jatibening Permai, sejumlah titik banjir lain yang tercipta malam ini masih relatif aman karena di bawah 30 sentimeter. Di antaranya di Perumahan Taman Narogong, Pondok Hijau Permai, Pondok Cipta, Perumahan Suzuki, dan lainnya.

    Baca juga:
    Awal Musim Hujan di Bekasi, Banjir Terobos Kantor Kecamatan

    Karsono juga mengungkap pohon tumbang di dua titik, di Bintara dan Pekayon. Di lokasi yang pertama, pohon tumbang dilaporkan menimpa seorang pengemudi ojek online. Korban kini sudah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis akibat kejadian tersebut.

    "Hujan disertai angin kencang membuat pohon kedondong tumbang," kata warga Bintara, Ulfa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tiga Pansel Capim KPK dan Konflik Kepentingan dengan Kepolisian

    Koalisi Kawal Calon Pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi mendesak Jokowi agar menelusuri dugaan konflik kepentingan tiga anggota pansel capim KPK.