Pemkot Bogor Catat Ada 112 Pohon Besar Rawan Tumbang

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pohon tumbang. michiganautolaw.com

    Ilustrasi pohon tumbang. michiganautolaw.com

    TEMPO.CO, Bogor - Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Bogor mencatat sebanyak 112 pohon besar di tempat umum, seperti di pinggir jalan raya berstatus rawan tumbang.

    "Dari 516 pohon yang telah teridentifikasi kondisinya, ada 112 pohon dinyatakan rawan tumbang," kata Kepala Bidang Pertamanan Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Bogor, Agus Gunawan pada Jumat, 18 Januari 2019.

    Baca: Dilanda Angin Kencang, Kebun Raya Bogor Ditutup Untuk Umum

    Agus mengatakan pohon-pohon yang rawan tumbang tersebut tersebar di sejumlah titik di jalan-jalan protokol di Kota Bogor, seperti Jalan Ahmad Yani, Jalan Pajajaran dan sejumlah jalan lainnya. Pohon-pohon itu, kata Agus, telah ditandai berupa pemberian kartu tanda pohon berwarna merah yang berarti rawan.

    Menurut Agus, pemberian kartu tanda pohon itu salah satunya memang untuk mendeteksi dini kondisi pohon rawan tumbang. Pemberian label pohon itu melibatkan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menggunakan alat khusus. Alat khusus tersebut, kata Agus, dapat mendeteksi kondisi pohon sehat atau tidak.

    Baca: Awal Musim Hujan Ini, 378 Pohon Tumbang dan Patah di Jakarta

    Sementara itu, untuk mengantisipasi terjadinya pohon tumbang yang dapat menyebabkan korban jiwa, dinas melakukan upaya pencegahan dini lewat penebangan dan pemangkasan. "Pohon yang tingkat keroposnya di atas 50 persen kita lakukan penebangan," kata Agus.

    Menurut Agus, kerusakan pada pohon tidak semata-mata karena faktor usia dan alam, tetapi ada ulah manusia yang kerap membuang sampah cairan ke akar pohon hingga membuat akar menjadi busuk. Ia pun menyebut ada beberapa kejadian pohon tumbang terjadi tanpa disebabkan oleh hujan atau angin kencang.

    Pohon tumbang, menurut dia, bisa terjadi juga karena dahan keirng akibat cuaca panas. "Kami melihat umur ekonomis pohon, rata-rata umur pohon itu 80 tahun kalau sudah lewat dari 80 tahun pohon jadi lemah dan antisipasinya pohon akan kami tebang," kata Agus.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.