Debat Cawapres, Polisi Perkuat Pengamanan Ring 4

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi berjaga dan mensterilkan area sejauh sekitar 200 meter dari tempat yang diduga lokasi ledakan di lokasi debat capres di area Parkir Timur Senayan, Jakarta Pusat, Ahad, 17 Februari 2019. Tempo/Adam Prireza

    Polisi berjaga dan mensterilkan area sejauh sekitar 200 meter dari tempat yang diduga lokasi ledakan di lokasi debat capres di area Parkir Timur Senayan, Jakarta Pusat, Ahad, 17 Februari 2019. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.CO, Jakarta - Seperti yang berlaku dalam debat capres, polisi akan melakukan sterilisasi terhadap para pendukung masing-masing calon dalam debat cawapres malam ini. "Ada sterilisasi. Pemeriksaan kendaraan juga ada," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Prabowo Argo Yuwono melalui pesan singkat, Minggu 17 Maret 2019.

    Baca:
    Debat Cawapres, Polisi: Belum Ada Info yang Mau Nobar

    Pada debat di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, malam ini, polisi menurunkan lebih dari lima ribu personel gabungan dengan TNI dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Mereka bersama-sama membuat empat ring pengamanan yaitu di lokasi acara, sekitar lokasi acara, akses masuk hotel, dan pengaturan lalu lintas.

    "Pendukung yang masuk lokasi debat menggunakan undangan hanya dari KPU," kata Argo.

    Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo menuturkan penguatan pengamanan di ring empat dalam debat cawapres malam ini. Dia membandingkannya dengan pengamanan saat debat capres yang kedua atau 17 Februari.

    Baca:
    Cuaca Cerah Dukung Acara Debat Cawapres Malam Ini

    Penguatan dilakukan mengantisipasi peristiwa ledakan di Parkir Timur Senayan di tengah area nonton bareng para pendukung saat itu. Selain menambah jumlah personel, polisi juga bekerja sama dengan Dinas Perhubungan untuk penguatan pengamanan debat cawapres tersebut. "Kami tempatkan personel juga di command center CCTV untuk bantu memantau," ujar Dedi di Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan, Minggu 17 Maret 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.