Kebakaran di kolong Tol Pluit, Cerita Warga Soal Penyebabnya

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kondisi kolong tol Pluit Kilometer 25 pasca kebakaran, Ahad, 31 Maret 2019. Tempo/M Yusuf Manurung

    Kondisi kolong tol Pluit Kilometer 25 pasca kebakaran, Ahad, 31 Maret 2019. Tempo/M Yusuf Manurung

    TEMPO.CO, Jakarta - Kebakaran di kolong Tol Pluit Kilometer 25 diduga berasal dari kompor meledak. Dugaan itu disampaikan oleh Arianto, 28 tahun, warga yang tinggal dekat rumah yang diduga merupakan sumber api.

    Baca: Kebakaran di Kolong Tol Pluit, 41 Anak Kehilangan Seragam Sekolah

    Diduga kebakaran itu disebabkan tetangganya lupa mematikan kompor ketika hendak menghadiri hajatan di permukiman tersebut. 

    "Ibu itu lupa sedang masak pas lagi kondangan," kata Arianto di lokasi kejadian, Ahad, 31 Maret 2019.

    Pagi itu, kata Arianto, ada warga kolong Tol Pluit yang menggelar hajatan. Hampir semua warga yang bermukim di sana menghadiri hajatan itu, termasuk tetangganya itu. 

    Menjelang pukul 09.00, rumah tetangga Arianto sudah dilahap api.

    Pada saat kebakaran terjadi, Arianto sedang tertidur pulas karena baru pulang bekerja sebagai driver ojek online dari malam hingga pagi hari.

    Kebakaran di kolong Tol Pluit Kilometer 25, menyebabkan 200 keluarga kehilangan tempat tinggal, Ahad, 31 Maret 2019. Tempo/M Yusuf Manurung

    "Begitu kecium asap dan lihat api, saya langsung bangun bawa anak-anak saya," kata Arianto. "Nggak ada harta yang dibawa, cuma kolor doang."

    Warga lain, Cariwan, 29 tahun juga menceritakan tentang perempuan yang diduga menjadi penyebab kebakaran. Dia mendengar dari seorang rekan yang ikut kondangan bahwa ibu itu sebenarnya sudah ingat kalau belum mematikan kompor.

    "Ada yang bilang sama saya pas di kondangan, dia sebenarnya "ngeh", 'aduh saya lupa lagi masak'," kata dia.

    Kapolsek Penjaringan Ajun Komisaris Besar Rachmat Sumekar membenarkan bahwa anggotanya telah memeriksa perempuan berinisial M yang diduga penyebab kebakaran tersebut. Rachmat mengatakan, ibu tersebut merupakan pemilik kompor yang meledak.

    "Dia ibu-ibu, lagi masak terus kompornya meledak," kata dia.

    Rachmat mengatakan, M telah dipulangkan. Polisi disebut masih memeriksa keterangan yang didapat. Namun, saat ini polisi tidak menetapkannya sebagai tersangka.

    "Bukan keinginan dia juga kompor itu meledak," kata dia.

    Peristiwa kebakaran di kolong Tol Pluit Kilometer 25 terjadi pada Sabtu pagi, 30 Maret 2019 sekitar pukul 08.56. Petugas Sudin Damkar Jakarta Utara menerjunkan 12 unit mobil pemadam ke lokasi. Api baru berhasil dipadamkan pukul 10.45 WIB. Lokasi kejadian berada di sekitar Jalan Pluit Karang Karya 6, Jakarta Utara.

    Baca: Kebakaran di Kolong Tol Pluit, Jasa Marga Sarankan Lewat Slipi

    Kebakaran di kolong Tol Pluit menghanguskan sekitar 200 bangunan. Sekretaris Kelurahan Pejagalan Mulyadi mengatakan, jumlah kepala keluarga yang menjadi korban kebakaran itu sebanyak 117, atau 315 jiwa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Harley Davidson dan Brompton dalam Daftar 5 Noda Garuda Indonesia

    Garuda Indonesia tercoreng berbagai noda, dari masalah tata kelola hingga pelanggaran hukum. Erick Thohir diharapkan akan membenahi kekacauan ini.