Aksi Lagi di Sidang MK, GNKR Bawa Ondel-ondel

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua Ondel-ondel ikut memeriahkan aksi mengawal sidang gugatan Pilpres di Mahkamah Konstitusi oleh Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR), Selasa, 18 Juni 2019. Tempo/M Yusuf Manurung

    Dua Ondel-ondel ikut memeriahkan aksi mengawal sidang gugatan Pilpres di Mahkamah Konstitusi oleh Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR), Selasa, 18 Juni 2019. Tempo/M Yusuf Manurung

    TEMPO.CO, Jakarta - Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) kembali menggelar unjuk rasa saat lanjutan sidang MK soal gugatan pilpres di gedung Mahkamah Konstitusi pada Selasa, 18 Juni 2019. Koordinator lapangan aksi hari ini, Buyung Ishak mengatakan aksi dilakukan untuk mengawal MK.

    Aksi tersebut dilakukan di sekitar Patung Kuda Arjuna Wiwaha. Sebab, polisi memblokade akses masuk ke gedung MK dengan barrier beton, kawat besi dan tameng.

    Baca: Sidang MK Kedua, Polisi Dilarang Menggunakan Senjata Api

    "Kami sangat ingin majelis MK yang sangat terhormat dan luar biasa ini menjadi majelis yang menjunjung keadilan, betul-betul menjunjung pemilu yang jujur dan adil. Itulah yang sebenar-benarnya kami inginkan," kata Buyung di lokasi.

    Dari pantauan Tempo di lokasi, massa aksi turut membawa dua boneka khas Betawi, Ondel-ondel. Pawai Ondel-ondel itu diiringi dengan musik Gambang Kromong.

    Ondel-ondel juga ditempeli poster dengan berbagai tulis seperti "Ane Cinte NKRI, ane kagak demen pejabat yang tukang boong dan curang".

    Baca: 10 Ribu Personel Keamanan Jaga Lanjutan Sidang MK Hari Ini

    Buyung, yang mengaku sebagai alumni dari jurusan Hukum Universitas Indonesia (UI) angkatan 1973 itu meminta MK memberi keputusan yang tegas dan adil dalam sidang gugatan pilpres. Tujuannya, kata dia, agar Indonesia tidak pecah. "Jadi kami ingin Republik Indonesia ini berdaulat, tidak ingin dijajah asing, dan aseng," ujarnya.

    Seperti aksi sidang MK sebelumnya, GNKR mengaku tidak mendukung salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden baik nomor 01 Jokowi-Ma'ruf atau nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga dalam aksinya. Buyung mengklaim aksi tersebut dilakukan murni untuk mendukung MK. "Kami bukan dari 01 atau 02, kami mewakili rakyat Indonesia," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.