Tak Dapat Kursi, Partai Hanura Tinggalkan DPRD DKI

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana rapat paripurna yang sedikit didatangi anggota dewan hari ini di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu, 10 April 2019. TEMPO/Lani Diana

    Suasana rapat paripurna yang sedikit didatangi anggota dewan hari ini di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu, 10 April 2019. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Fraksi Partai Hanura telah membersihkan ruangannya di DPRD DKI Jakarta. Fraksi ini tak mampu mempertahankan satupun dari sepuluh kursi mereka saat ini di periode lima tahun ke depan.

    Pada Jumat siang, 23 Agustus 2019, sejumlah ruangan Fraksi Hanura yang berada di lantai 5 gedung DPRD DKI sudah mulai tampak kosong. "Hari ini harus selesai," ujar staf Sekretariat Dewan di Fraksi Hanura, Fatizaro Daeli, saat itu. 

    Fatizaro menyebutkan kemas-kemas sudah dilakukan fraksi itu beberapa minggu belakangan. Sejumlah barang dan properti Partai Hanura seperti meja partai hingga dokumen dan berkas sudah diangkuti. Sedang aset dan properti milik Sekretariat Dewan juga sudah dikembalikan.

    Menurut Fatizaro, mulai Senin 26 Agustus, usai pelantikan anggota DPRD DKI periode 2019-2024, ruangan Fraksi Hanura ini bakal langsung ditempati oleh fraksi lain. "Jadi harus kosong hari ini, besok tinggal pakai," ujarnya.

    Sekretaris DPRD DKI Jakarta Muhammad Yuliadi mengatakan telah menggelar gladi resik pelantikan pada hari yang sama. Dia menyatakan pelantikan 106 anggota terpilih pada Senin nanti akan dihelat sederhana. "Kami sudah sebar 900 undangan untuk berbagai instansi, ormas dan lainnya," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.