Imbas Kereta Cepat, Jalan Cikunir Bekasi Ditutup Sampai Oktober

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung saat ditinjau oleh Presiden Joko Widodo di Bekasi, Jawa Barat, Kamis 12 Desember 2019. Presiden menyatakan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung dan LRT akan selesai pada tahun 2021. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    Suasana proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung saat ditinjau oleh Presiden Joko Widodo di Bekasi, Jawa Barat, Kamis 12 Desember 2019. Presiden menyatakan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung dan LRT akan selesai pada tahun 2021. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Bekasi - Penutupan jalan akan diberlakukan di Jalan Cikunir Raya-Galaxy I di Kecamatan Bekasi Selatan, mulai Jumat, 21 Februari hingga 22 Oktober 2020 imbas proyek pembangunan kereta cepat. Di lokasi tersebut akan dibangun tiang penyangga jalur kereta cepat Jakarta-Bandung.

    "Penutupan untuk kegiatan pemasangan 27 tiang pancang (pier) KCIC (Kereta Cepat Indonesia Cina)," kata Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Teguh Indrianto ketika dikonfirmasi wartawan pada Rabu, 19 Februari 2020.

    Menurut dia, penutupan jalan dari arah Jalan Taman Galaxy Raya dimulai dari depan karaoke Venus sampai Urban Sky Apartemen. Panjang jalan yang ditutup akibat proyek dari pemerintah pusat itu mencapai 700 meter.

    "Akibat penutupan jalan akan dilakukan pengalihan lalu lintas," kata Teguh.

    Jalur penggantinya untuk dari Galaxy-Jatibening-Jatiasih bisa menggunakan Jalan Taman Galaxy lalu masuk ke sisi selatan Kalimalang kemudian ke Caman lalu Jatibening-Jaticempaka-Jalan Buana Raya-Cikunir-Jatiasih.

    Penutupan jalan karena proyek kereta cepat Jakarta-Bandung ini membuat kendaraan dari arah Jatiasih-Jatibening-Galaxy harus mengikuti pengalihan arus lalu lintas di jalur alternatif, melewati Jalan Kalimalang di sisi utara. "Diimbau kepada pengguna jalan agar mematuhi rambu-rambu lalu lintas, mengikuti petunjuk dari petugas lalu lintas serta mencari jalan alternatif lainnya," ujar Teguh.

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.