Sekda DKI: Banjir Dinikmati Saja, Tubuh Kita Dua Pertiga Air

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah saat ditemui di Balai Kota Jakarta Pusat, Jumat 8 November 2019. TEMPO/TAUFIQ SIDDIQ

    Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah saat ditemui di Balai Kota Jakarta Pusat, Jumat 8 November 2019. TEMPO/TAUFIQ SIDDIQ

    TEMPO.CO, JakartaBanjir yang melanda Jakarta beberapa kali dalam satu bulan ini jadi bola panas yang menyerang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

    Menanggapi itu, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah mengatakan, tak ada gubernur di Ibu Kota ini yang tak mengalami banjir.

    "Kemarin kata bang Yos juga tidak ada satu pun gubernur yang luput di masanya dari banjir. Artinya setiap musim pasti banjir," ujar Saefullah di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu 26 Februari 2020.

    Birokrat yang sudah berkarier lama di Pemprov DKI itu menyebutkan, banjir tidak hanya terjadi di Jakarta saja, tapi juga terjadi di beberapa wilayah pulau Jawa.

    Saefullah berujar agar kondisi tersebut dinikmati saja, namun tetap diupayakan antisipasi dan menajemen banjir dengan baik.

    "Jadi dinikmati saja, itu soal manajemen, tubuh kita dua per tiga persen air, sering keluar air, di kepala di mata, harus ada manajemennya," ujar pria asli Betawi itu berseloroh.

    Selain itu, kata Saefullah, saat ini Anies baru menjabat sebagai gubernur dua tahun. Dia meminta agar Anies diberi kesempatan untuk mengurus Jakarta terutama dari masalah banjir.

    Seafullah mengklaim DKI telah melakukan penanganan banjir dengan baik, hal tersebut kata dia terlihat dengan situasi Jakarta sudah kembali normal dalam 1x24 jam pasca banjir. Fasilitas publik dan jalan, lalu lintas sudah kembali bisa digunakan masyarakat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara