DPRD DKI Gelar Rapat Penjadwalan Ulang Pemilihan Wagub

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPRD DKI Jakarta terpilih Prasetyo Edi Marsudi dan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufiq, Abdurrahman Suhaimi, Misan Samsuri, dan Zita Anjani berfoto bersama setelah dilantik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 14 Oktober 2019. Pelantikan ini dihadiri anggota DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024, Gubernur DKI Jakarta, dan para kerabat. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Ketua DPRD DKI Jakarta terpilih Prasetyo Edi Marsudi dan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufiq, Abdurrahman Suhaimi, Misan Samsuri, dan Zita Anjani berfoto bersama setelah dilantik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 14 Oktober 2019. Pelantikan ini dihadiri anggota DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024, Gubernur DKI Jakarta, dan para kerabat. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - DPRD DKI Jakarta bakal menggelar rapat Badan Musyawarah (Bumus) dengan agenda penjadwalan rapat paripurna pemilihan Wakil Gubernur DKI."Hari ini kami akan Bamus," ujar Wakil Ketua DPRD DKI, Zita Anjani saat dihubungi, Kamis 26 Maret 2020.

    Zita mengatakan DPRD DKI dihadapkan dengan pilihan yang sulit untuk menggelar Bamus mengingat kondisi Jakarta yang tengah dilanda wabah Corona. Namun kata dia pemerintahan harus tetap jalan.

    Sebelumnya panitia pemilihan Wagub DKI Jakarta merencanakan rapat paripurna pemilihan pada Jumat pekan ini. Rapat pemilihan sebelumnya dijadwalkan pada 23 Maret 2020, tapi dibatalkan karena wabah Corona. "Untuk paripurna kami rencananya Jumat," ujar anggota panitia pemilihan Andika S saat dihubungi, Selasa 24 Maret 2020.

    Meski demikian, Andika menyebut keputusan jadwal rapat paripurna pemilihan akan ditetapkan dalam rapat Badan Musyawarah dewan. Ia mengatakan pemilihan Wagub DKI harus segera dilaksanakan karena masa kerja panitia pemilihan hanya 30 hari dan berakhir di Maret ini.

    Selain itu, kata Andika, pertimbangan untuk kembali melanjutkan pemilihan Wagub DKI Jakarta karena hasil pemeriksaan tidak ada anggota DPRD yang positif Covid 19. "Sebenarnya kemarin ditunda karena heboh ada dua anggota dewan yang positif, tapi hasilnya setelah diperiksa negatif," ujarnya.

    Andika menambahkan untuk pelaksanaan rapat paripurna, panitia telah menyiapkan protokol kesehatan yang ketat, karena akan melibatkan banyak orang. Seperti pengukuran suhu, alat disinfektan, hingga sekat pembatas antarmeja untuk mencegah penularan virus Corona.

    TAUFIQ SIDDIQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara