Cegah Corona, Pasar Tanah Abang Tutup Mulai Besok

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga berebut saat pembagian masker dan cairan pembersih tangan gratis di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Kamis, 19 Maret 2020. Kegiatan pembagian masker dan cairan pembersih tangan ini di selenggarakan oleh Ditkrimum Polda Metro Jaya dan beberapa artis nasional yang bertujuan untuk antisipasi penyebaran Covid-19. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Sejumlah warga berebut saat pembagian masker dan cairan pembersih tangan gratis di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Kamis, 19 Maret 2020. Kegiatan pembagian masker dan cairan pembersih tangan ini di selenggarakan oleh Ditkrimum Polda Metro Jaya dan beberapa artis nasional yang bertujuan untuk antisipasi penyebaran Covid-19. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan Umum Daerah Pasar Jaya menutup sementara kawasan perbelanjaan Tanah Abang untuk mencegah penularan virus corona. Pasar yang ditutup meliputi Pasar Tanah Abang Blok A, B dan F. Penutupan dilakukan mulai 27 Maret – 5 April 2020.

    "Pasar Tanah Abang Blok G saja yang masih buka. Namun itu pun terbatas untuk pedagang yang berjualan jenis bahan pangan saja," kata Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin melalui keterangan tertulisnya, Kamis, 26 Maret 2020. Penutupan ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dan penyebaran virus corona.

    Arief menuturkan pengunjung kawasan Pasar Tanah Abang setiap menjelang Ramadan selalu naik tajam. Pengunjung ini tidak hanya datang dari Jakarta dan sekitarnya saja, melainkan banyak juga yang berdatangan dari luar daerah hingga mancanegara.

    Sehingga, kata dia, Pasar Jaya sebagai pengelola merasa perlu menutup pasar tekstil terbesar di Asia Tenggara itu karena berpotensi terjadi penularan covid-19 melalui transaksi jual beli di sana. Sebelum menutup pasar itu, Pasar Jaya telah berkomunikasi dengan para pedagang terlebih dahulu.

    Terlebih menjelang Ramadan menjadi waktu yang sangat penting bagi pedagang berjualan. Sebab, permintaan dari pelanggan meningkat dari hari biasanya. "Kami sampaikan beberapa hal agar adanya pengertian bersama diantara para pedagang dan juga manajemen. Pedagang dan manajemen pun sepakat untuk menutup bersama area pasar hingga batas waktu tersebut,” ujarnya.

    Sebelumnya sejumlah langkah telah dilakukan Pasar Jaya untuk menekan penyebaran covid-19 di pasar tersebut. Di awal kasus ini merebak di Ibu Kota, manajemen Pasar Jaya langsung melakukan pembatasan pintu akses masuk ke dalam pasar.

    Setiap pedagang dan masyarakat yang akan masuk pun diukur suhu tubuhnya. Jika ada pedagang dan masyarakat yang suhu tubuhnya di atas 38 derajat celcius maka dilakukan sejumlah penanganan khusus.

    Di setiap pintu masuk pasar tersebut juga telah disiapkan hand sanitizer bagi pedagang dan masyarakat yang akan masuk ke dalam area pasar. Tak hanya itu, di Pasar Tanah Abang juga telah dilakukan penyemprotan desinfektan.

    Penyemprotan untuk mencegah wabah corona ini dilakukan di seluruh sarana berjualan, kantor, fasilitas dan sarana ibadah yang ada. “Bagi masyarakat dan pedagang juga kita ingatkan untuk selalu memantau media sosial resmi milik Pasar Jaya, atau jika ada pertanyaan bisa disampaikan di layanan call center kami dengan nomor 081280080063,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.