Wishnutama: 1100 Tenaga Medis Corona di Jakarta Disediakan Hotel

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama (tengah) bersama Wali Kota Bogor Bima Arya (ketiga kiri) menghadiri pawai budaya Bogor Street Festival Cap Go Meh 2020 di jalan Suryakencana, Bogor, Sabtu, 8 Maret 2020. Hasil itu diketahui lewat tes swab yang dilakukan pada Selasa, 17 Maret 2020, atau sehari setelah Bima Arya baru pulang dari kunjungan kerja ke Turki dan Azerbaijan. ANTARA/Arif Firmansyah

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama (tengah) bersama Wali Kota Bogor Bima Arya (ketiga kiri) menghadiri pawai budaya Bogor Street Festival Cap Go Meh 2020 di jalan Suryakencana, Bogor, Sabtu, 8 Maret 2020. Hasil itu diketahui lewat tes swab yang dilakukan pada Selasa, 17 Maret 2020, atau sehari setelah Bima Arya baru pulang dari kunjungan kerja ke Turki dan Azerbaijan. ANTARA/Arif Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio mengatakan telah melakukan kerja sama Accor Group Hotel untuk menyediakan tempat istirahat bagi para tenaga medis dan gugus tugas yang menangani virus corona atau COVID-19.

    "Jaringan hotel digunakan untuk menginap tenaga medis dan gugus tugas dimaksudkan agar mereka lebih dekat dengan rumah sakit yang menangani COVID-19," kata dia dalam konferensi pers secara online, Sabtu, 28 Maret 2020.

    Pada tahap awal, kata Wishnutama, Kementerian bekerja sama dengan Accor Group untuk menyediakan penginapan bagi tenaga medis di RSCM, RSPAD, RSPI Sulianti Saroso dan RSUP Persahabatan. Penginapan disediakan untuk 1100 orang tenaga medis.

    "Dengan skema berbagai macam tipe kamar, dalam hal ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif membiayai cost pelaksanaan dengan harga di bawah harga pasar," kata Wishnutama.

    Wishnutama berujar, hotel yang dipilih kerja sama harus mengikuti standar operasional prosedur ihwal pelayanan tamu selama masa pandemi corona sesuai yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. Di antaranya penyemprotan disinfektan secara rutin terutama di pintu masuk hotel, kegiatan sanitasi, pengaturan physical distancing di seluruh area hotel termasuk pengguna lift dan meminimalisir pelayanan secara langsung.

    "Seluruh tenaga medis yang menginap dan karyawan hotel akan dilakukan langkah antisipasi seperti cek suhu badan, disemprot disinfektan dan pemakaian alat pelindung diri," kata dia.

    Wishnutama mengatakan kerja sama untuk penyediaan penginapan bagi petugas medis juga terbuka bagi jaringan hotel lain. Namun, ada prosedur dan persyaratan yang harus dipenuhi oleh hotel seperti lokasinya berada di sekitar rumah sakit rujukan dan tidak melalukan pemutusan hubungan kerja terhadap karyawan terkait situasi pandemi COVID-19.

    Selain hotel, mata Wishnutama, Kementerian juga menjalin kerja sama dengan perusahaan transportasi seperti Blue Bird, Panorama, AntaVaya, White Horse Group. Tujuanan untuk menyediakan moda transportasi bagi para tenaga medis dan gugus tugas.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.