3 Alasan Klaster Keluarga di Kota Bogor Diprediksi Bertambah

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim bersama Direktur Prasarana Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Edi Nursalam, mengunjungi Stasiun Bogor, di Kota Biogor, Senin, 20 April 2020. ANTARA/HO/Pemkot Bogor

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim memperkirakan pasien Covid-19 dari klaster keluarga meningkat. Hingga kini masih ada 28 klaster keluarga dengan 79 kasus positif terinfeksi virus corona.

"Ada kecenderungan penambahan jumlah klaster keluarga," kata dia saat dihubungi, Rabu, 26 Agustus 2020.

Dedie menyebut tiga alasan pasien Covid-19 dari klaster keluarga bakal bertambah. Pertama, warga kini harus bekerja di kantor setelah pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dilonggarkan.

Kedua, potensi penularan virus terjadi ketika anggota keluarga dinas ke luar kota. Anggota keluarga tersebut, tutur Dedie, harus naik kendaraan umum, seperti taksi, bis, kereta, pesawat untuk berangkat menuju lokasi dinas.

Ketiga, keluarga menggelar pelbagai acara, mulai dari tahlilan, pernikahan, resepsi, dan lainnya. "Jadi kurang lebih asal usul dari klaster keluarga tiga itu," ucap dia.

Dedie berujar klaster keluarga di Kota Bogor sebenarnya sudah muncul sedari awal pandemi Covid-19 melanda Indonesia pada Maret 2020. Secara akumulasi terdapat 43 klaster keluarga dengan 157 kasus positif. Dari jumlah itu, 79 positif, delapan meninggal, dan 70 sembuh.






Pemkot Bogor Siapkan Peraturan Wali Kota untuk Pengadaan Mobil Listrik

6 hari lalu

Pemkot Bogor Siapkan Peraturan Wali Kota untuk Pengadaan Mobil Listrik

Pemkot Bogor akan menyiapkan peraturan wali kota sebagai dasar hukum pengadaan mobil listrik. Menindaklanjuti inpres Jokowi.


Polresta Bogor Awasi Akun Medsos 60 kelompok Remaja Suka Tawuran, 6 Akun Sudah Diblokir

6 hari lalu

Polresta Bogor Awasi Akun Medsos 60 kelompok Remaja Suka Tawuran, 6 Akun Sudah Diblokir

Polresta Bogor terus memantau akun media sosial kelompok-kelompok remaja yang suka tawuran. Bikin janji tawuran di media sosial.


Dua Kelompok Remaja di Bogor Tawuran, Janjian di Medsos Tentukan Waktu dan Lokasi Tawur

6 hari lalu

Dua Kelompok Remaja di Bogor Tawuran, Janjian di Medsos Tentukan Waktu dan Lokasi Tawur

Polresta Bogor telah menangkap 18 remaja dari dua kelompok yang terlibat tawuran. Enam orang jadi tersangka. Banyak yang masih berusia 13-14 tahun.


Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Presiden Jokowi Menurunkan Kembali Harga BBM

10 hari lalu

Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Presiden Jokowi Menurunkan Kembali Harga BBM

Ketua DPRD Kota Bogor mengusulkan agar anggaran IKN dan kereta cepat dialihkan untuk menurunkan harga BBM. Pembelian BLT dinilai tak tepat sasaran.


Polresta Bogor Tangkap Pelaku Pemerkosaan Terhadap Remaja Disabilitas

18 hari lalu

Polresta Bogor Tangkap Pelaku Pemerkosaan Terhadap Remaja Disabilitas

Polresta Bogor memerlukan waktu untuk mengungkap kasus pemerkosaan ini karena korban masih mengalami trauma.


43.535 Keluarga di Kota Bogor Akan Menerima BLT BBM Rp 300.000

19 hari lalu

43.535 Keluarga di Kota Bogor Akan Menerima BLT BBM Rp 300.000

Presiden Jokowi mengalokasikan dana BLT BBM untuk seluruh Indonesia sebesar Rp 12,4 triliun. Akibat kenaikan harga BBM.


Hujan Disertai Angin Kencang, BPBD Kota Bogor Catat 31 Kasus Bangunan Roboh, Longsor dan Pohon Tumbang

20 hari lalu

Hujan Disertai Angin Kencang, BPBD Kota Bogor Catat 31 Kasus Bangunan Roboh, Longsor dan Pohon Tumbang

Menurut catatan BPBD Kota Bogor, terdapat 15 kejadian pohon tumbang di Kecamatan Bogor Barat, Bogor Tengah dan 1 titik di Bogor Selatan.


Jumlah Penumpang Meningkat, Load Factor Trans Pakuan Bogor Dekati 100 Persen

37 hari lalu

Jumlah Penumpang Meningkat, Load Factor Trans Pakuan Bogor Dekati 100 Persen

Jumlah pengguna Trans Pakuan di Kota Bogor terus meningkat. Load factor mendekati 100 persen.


HUT RI ke -77, Bima Arya: Pemulihan Ekonomi Kota Bogor Bergerak Lebih Cepat Daripada Daerah Lain

39 hari lalu

HUT RI ke -77, Bima Arya: Pemulihan Ekonomi Kota Bogor Bergerak Lebih Cepat Daripada Daerah Lain

Bima Arya mengatakan, akibat pandemi 70 persen penghasilan warganya turun, dan sekitar 40 persen warga juga kehilangan pekerjaan.


DPRD Minta Pekerja Lokal di Proyek Pengembangan RSUD Kota Bogor Ditambah

43 hari lalu

DPRD Minta Pekerja Lokal di Proyek Pengembangan RSUD Kota Bogor Ditambah

Proyek pengembangan RSUD Kota Bogor ditargetkan rampung akhir tahun ini