Update Covid-19, Pasien Sembuh di Wisma Atlet Kemayoran 12.668 orang

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memeriksa berkas pasien COVID-19 saat tiba di IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Kamis 10 September 2020. Data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 per hari Kamis (10/9) pukul 12.00 WIB menyebutkan kasus positif COVID-19 bertambah 3.861 orang sehingga menjadi 207.203 orang, sementara kasus pasien sembuh COVID-19 bertambah 2.310 orang menjadi 147.510 orang. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    Petugas memeriksa berkas pasien COVID-19 saat tiba di IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Kamis 10 September 2020. Data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 per hari Kamis (10/9) pukul 12.00 WIB menyebutkan kasus positif COVID-19 bertambah 3.861 orang sehingga menjadi 207.203 orang, sementara kasus pasien sembuh COVID-19 bertambah 2.310 orang menjadi 147.510 orang. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, Jakarta - Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran Jakarta melaporkan pasien sembuh hingga hari ini tercatat 12.668 orang.

    Perwira Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian mengatakan jumlah pasien sembuh di Wisma Atlet itu merupakan akumulasi sejak 23 Maret 2020.

    "Pasien terdaftar sebanyak 14.807 pasien, pasien sembuh 12.668 orang," kata dia dalam keterangan persnya, Minggu, 13 September 2020. 

    Selama hampir 6 bulan ini, Wisma Atlet mengirim 272 pasien bergejala berat ke RS rujukan Covid-19 lain. Data kasus meninggal 5 orang dan satu pasien keluar tanpa izin.

    Pasien rawat inap yang masih berada di Wisma Atlet Kemayoran hingga hari Minggu tercatat 1.692 pasien positif Covid-19.

    "Perkembangan jumlah pasien rawat inap di RSD Wisma Atlet total 1.692 orang, 868 pria, dan 824 perempuan," kata Aris. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020, Peta Calon Kepala Daerah yang Terjangkit Covid-19

    Sejumlah kepada daerah terjangkit Covid-19 saat tahapan Pilkada 2020 berlangsung. Calon Bupati Berau bahkan meninggal akibat wabah virus corona.