Cari Sriwijaya Air, KRI Teluk Gilimanuk Tiba di Perairan Pulau Lancang

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana KRI Teluk Gilimanuk 531 saat berangkat dari JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, menuju perairan Kepulauan Seribu pada Sabtu petang, 9 Januari 2021. Tempo/Adam Prireza

    Suasana KRI Teluk Gilimanuk 531 saat berangkat dari JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, menuju perairan Kepulauan Seribu pada Sabtu petang, 9 Januari 2021. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.CO, Jakarta - KRI Teluk Gilimanuk-531 tiba di perairan antara Pulau Lancang dan Pulau Laki, Kepulauan Seribu, Ahad dini hari, 10 Januari 2021, sekitar pukul 01.20 WIB. Kapal itu merupakan kapan perang jenis pendarat yang turut membantu pencarian korban dan puing pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh perairan di Kepulauan Seribu.

    KRI Teluk Gilimanuk berangkat dari Dermaga JICT II Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu malam sekitar pukul 22.30 WIB. Kapal itu mengangkut puluhan tim penyelam dari pasukan elit Marinir, Kopaska dan Denjaka serta perlengkapan penyelamatan lainnya.

    KRI Teluk Gilimanuk berlabuh tidak jauh dari sebuah patok/tanda yang berada di perairan itu. Belum diketahui apakah tanda dalam bentuk bendera kecil itu, merupakan lokasi koordinat jatuhnya pesawat.

    Pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak dengan nomor penerbangan SJ 182 hilang kontak pada pukul 14.40 WIB. Pesawat diperkirakan jatuh di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

    Pesawat itu membawa penumpang 46 dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi, pilot-kopilot, satu petugas keselamatan penerbangan dan tiga awak kabin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Perlu Diketahui Tentang Kemenangan Indonesia di Thomas Cup 2020

    Kemengan Jonatan Christie di Thomas Cup 2020 menandai kemenangan Tim Merah Putih. Sejumlah catatan ditorehkan oleh regu yang menang atas Cina ini.