Anies Perintahkan Sekda Marullah Matali Jadi Plt Wali Kota Jakarta Selatan

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Daerah DKI Jakarta Marullah Matali usai menghadiri pelantikannya di Balai Kota DKI, 18 Januari 2021. Tempo/Imam Hamdi

    Sekretaris Daerah DKI Jakarta Marullah Matali usai menghadiri pelantikannya di Balai Kota DKI, 18 Januari 2021. Tempo/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan memerintahkan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI yang baru, Marullah Matali menjadi pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Selatan, jabatannya sebelum ditetapkan jadi Sekda. Keputusan ini ditandatangani Anies dan dikeluarkan pada 19 Januari 2021.

    "Sehubungan dengan Wali Kota Jakarta Selatan atas nama Marullah Matali pangkat/golongan: Pembina Utama Madya (IV/d) telah diangkat dan dilantik sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta pada tanggal 18 Januari 2021 memerintahkan yang bersangkutan untuk melaksanakan tugas sebagai Plt Wali Kota Jakarta Selatan di samping jabatannya sebagai Sekda." Begitu bunyi sebagian surat perintah itu yang diterima di Jakarta, Rabu, 20 Januari 2021.

    Baca: Usai Dilantik Menjadi Sekda DKI, Marullah Matali: Saya Staf Pak Gubernur

    Surat Anies Baswedan itu memerintahkan Marullah untuk melaksanakan tugasnya sebagai Wali Kota mulai 18 Januari 2021 sampai pejabat definitif ditetapkan. "Dan/atau paling lama tanggal 18 April 2021."

    Marullah diberi tugas secara penuh tugas dan fungsi Wali Kota Jakarta Selatan. Ia juga wajib melaporkan seluruh hasil kegiatan tugas selaku Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Selatan kepada Gubernur DKI Jakarta.

    Marullah Matali resmi menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) menggantikan posisi Saefullah yang mangkat pada September 2020 lalu setelah dilantik pada Senin, 18 Januari 2021 di Balai Kota Jakarta.

    Marullah Matali mengisi jabatan Sekda DKI yang lowong selama lima bulan sepeninggal Saefullah setelah Pemerintah DKI melelang jabatan dan melakukan proses seleksi sebulan setelahnya.


     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.