Banten Usul Pengembangan Kota Baru Maja di Lebak

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pendukung dan simpatisan Wahidin Halim-Andika Hazrumy merayakan kemenangan setelah mendengarkan hasil putusan atas perkara gugatan hasil Pilkada Serentak 2017 Provinsi Banten di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, 4 April 2017. Gugatan tersebut ditolak karena tidak memenuhi syarat Pasal 158 UU Pilkada. ANTARA/M Agung Rajasa

    Pendukung dan simpatisan Wahidin Halim-Andika Hazrumy merayakan kemenangan setelah mendengarkan hasil putusan atas perkara gugatan hasil Pilkada Serentak 2017 Provinsi Banten di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, 4 April 2017. Gugatan tersebut ditolak karena tidak memenuhi syarat Pasal 158 UU Pilkada. ANTARA/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Serang- Pemerintah Provinsi Banten mengajukan program pengembangan Kota Baru Maja di Kabupaten Lebak kepada Pemerintah Pusat untuk mulai digarap tahun 2022. Ini diperlukan sebagai salah satu upaya pemulihan ekonomi dalam rencana kerja tahun depan.

    Pemulihan ekonomi di masa pandemi COVID-19 menjadi fokus Pemerintah Banten sesuai dengan arahan Presiden. “Pengembangan kawasan Kota Mandiri Maja adalah salah satu yang kami yakini akan menumbuhkan perekonomian,” kata Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy saat rapat virtual Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2022 yang diselenggarakan Kantor Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, di Serang, Rabu, 24 Februari 2021.

    Baca: Pemkab Tangerang Akhirnya Akui Terbitkan Ijin Pantai Pasir Putih PIK 2

    Menurut Andika, pengembangan kota baru Maja yang diusulkan Banten kepada pemerintah pusat untuk dilakukan pada 2022 melalui pembangunan jalan strategis, peningkatan jalan nasional Cikande-Rangkasbitung, dan reakvitasi jalur kereta api Rangkasbitung-Pandeglang-Labuan.

    Melalui pembangunan jalur ganda kereta api Rangkasbitung-Merak diharapkan dapat mendukung pertumbuhan Kota Baru Maja sebagai kota mandiri serta meningkatkan aksesibilitas masyarakat dan distribusi barang di wilayah Kabupaten Lebak.

    Sejumlah program pembangunan infrastruktur lainnya kepada pemerintah pusat untuk dilakukan pada 2022. Untuk peningkatan kualitas jalan dalam mendukung kawasan industri, kata Andika, Pemerintah Provinsi Banten mengusulkan perbaikan jalan Serdang-Bojonegara-Merak, peningkatan jalan Cilegon-Pasauran, serta pembangunan fly over Jalan Sudirman Serang.

    Untuk Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), Pemerintah Provinsi Banten mengusulkan Pembangunan SPAM Waduk Sindang Heula di Kabupaten Serang dan Karian DAM Serpong Water Conveyance and Supply System di Kabupaten Lebak dan Kota Tangerang Selatan.

    “Untuk mengatasi masalah banjir di Provinsi Banten, kami mengajukan normalisasi dan peningkatan fungsi aliran sungai.” Pemerintah Provinsi Banten mengusulkan lanjutan Pengendalian Banjir Kali Cisadane, Pembangunan Tanggul banjir sungai Cidurian di Kabupaten Tangerang serta Pengendalian Banjir Sungai Ciliman di Kabupaten Lebak.

    Adapun untuk Peningkatan Sarana Prasarana Kebencanaan, lanjutnya, Pemerintah Provinsi Banten mengusulkan Pembangunan Stasiun Pasang Surut Permanen di Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Serang.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.