Sekretaris Kota Jakarta Utara Meninggal, Wali Kota: Suspek DBD

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tokoh meninggal. Pixabay

    Ilustrasi tokoh meninggal. Pixabay

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Kota Jakarta Utara Desi Putra meninggal karena sakit pada Minggu sore pukul 16.30. Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mengatakan almarhum meninggal pada usia 54 tahun.

    "Innalillahi wa Innailaihi Rojiun. Telah berpulang ke Rahmatullah Bapak Desi Putra di usia ke-54 tahun sore tadi sekitar Pukul 16.30," kata Ali di Jakarta, Minggu malam, 7 Maret 2021.

    Ali mengatakan almarhum didiagnosa mengalami gangguan fungsi otak (enchepalopaty) oleh tim medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasar Rebo, Jakarta Timur. Dia juga mengalami penurunan volume darah (hipovolemia), penurunan tekanan darah (hipotensi), dan gagal nafas (respiratory failure).

    Dipastikan pula hasil tes usap PCR Desi Putra negatif Covid-19"Hasil diagnosis tim medis almarhum juga suspek terhadap DBD," ujarnya.

    Baca juga: Wali Kota Jakarta Utara Baru Dapat Mandat Lampaui Target Kegiatan Strategis

    Wali Kota Jakarta Utara mengimbau kepada masyarakat, agar memberikan maaf apabila almarhum Desi Putra, semasa hidupnya, pernah berbuat kesalahan, baik disengaja maupun yang tidak disengaja. "Mudah-mudahan amal ibadah Almarhum diterima Allah SWT. Begitu pun keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," kata Ali.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.