Komplotan Begal Sadis yang Incar Wanita di Bogor Ditangkap

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi begal motor. TEMPO/Gunawan Wicaksono

    Ilustrasi begal motor. TEMPO/Gunawan Wicaksono

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyidik Kepolisian Daerah Metro Jaya menangkap satu komplotan begal sadis yang kerap beraksi di kawasan Depok dan Bogor, Jawa Barat. Para tersangka yang berjumlah lima orang dikenal sadis karena tak segan melukai korbannya yang seluruhnya merupakan wanita. 

    "Sasarannya pemotor perempuan. Ada yang korbannya dipukul pakai celurit, sampai helmnya pecah," ujar Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu, 17 Maret 2021. 

    Yusri menjelaskan para pelaku kerap beraksi pada pukul 05.00 pagi atau saat hari masih gelap. Komplotan ini mencari wanita yang akan berangkat kerja dan melintas di jalan sepi. Mereka akan memepet korban sambil mengacungkan senjata tajam

    Baca juga: Sembilan Pencuri Motor yang Beroperasi di Kabupaten Bogor Dibekuk Polres Bogor

    "Tersangka ada lima, tapi ada tiga yang di bawah umur," kata Yusri. 

    Pengungkapan kasus ini berawal saat tiga korban pembegalan komplotan ini melapor ke polisi. Petugas kemudian melakukan pemantauan ke beberapa TKP. Hingga akhirnya polisi berhasil mengidentifikasi salah satu tersangka dan melakukan penangkapan pada 12 Maret 2021. 

    Tersangka pertama yang polisi ciduk berinisal ZV, 35 tahun, yang merupakan otak dari komplotan begal. Selanjutnya polisi menangkap empat orang anak buah ZV lainnya. 

    "ZV ini residivis, pernah masuk penjara untuk kasus yang sama," kata Yusri. 

    Dari hasil keterangan para tersangka, polisi mendapat informasi bahwa mereka sudah melakukan pembegalan sebanyak enam kali. Motor hasil rampasan itu para pelaku jual ke seorang penadah di bawah umur berinisial IK, 16 tahun seharga Rp 3 juta. 

    Atas perbuatanya, para tersangka begal itu dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman penjara 9 tahun. Sedangkan penadah dikenakan Pasal 480 dan terancam penjara 4 tahun. 

    M JULNIS FIRMANSYAH


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dari Alpha sampai Lambda, Sebaran Varian Delta dan Berbagai Varian Covid-19

    WHO bersama CDC telah menetapkan label baru untuk berbagai varian Covid-19 yang tersebar di dunia. Tentu saja, Varian Delta ada dalam pelabelan itu.