Hakim Ingin Lanjutkan Setelah Tarawih, Rizieq Shihab: Sidang Lebih Wajib

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Megantara saat menjadi saksi di sidang kasus kerumunan di Petamburan dengan terdakwa Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin, 12 April 2021. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Mantan Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Megantara saat menjadi saksi di sidang kasus kerumunan di Petamburan dengan terdakwa Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin, 12 April 2021. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Sidang kasus kerumunan Petamburan dengan terdakwa Rizieq Shihab diskors oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur karena waktu sudah memasuki waktu istirahat salat magrib. Suparman Nyompa, selaku Ketua Majelis Hakim, mengatakan sidang akan kembali dilanjutkan setelah ibadah salat tarawih. 

    Namun keputusan itu disela oleh Rizieq yang meminta sidang dilanjutkan setelah salat magrib dan tak menunggu salat tarawih

    "Sidang ini lebih wajib yang mulia Majelis Hakim. Kami cinta dan rindu tarawih, tapi kita lakukan yang wajib dulu," ujar Rizieq di Pengadilan Negeri atau PN Jakarta Timur, Senin, 12 April 2021. 

    Hakim kemudian meminta pendapat kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan saksi di persidangan. Mereka mengaku tak keberatan sidang dilanjutkan setelah ibadah salat magrib. 

    "Kalau begitu sidang kita lanjutkan kembali pukul 18.45," ujar Suparman sambil mengetuk palu. 

    Sidang Rizieq Shihab hari ini berisi keterangan dari para saksi. Adapun yang telah bersaksi di persidangan adalah mantan Kapolres Jakarta Pusat Komisaris Besar Heru Novianto. 

    Dalam sidang, Heru mengungkap soal acara Maulid dan pernikahan putri eks pimpinan FPI Rizieq Shihab yang berujung pada kerumunan di Petamburan. Dalam kesaksiannya, Heru mengungkapkan ia sudah mencoba untuk membubarkan acara tersebut. Namun karena jumlah peserta yang datang lebih dari lima ribu orang, ia mengungkap kekhawatiran akan terjadi kerusuhan jika acara dibubarkan.

    Baca juga: Momen Rizieq Shihab Bentak Jaksa yang Dinilai Intimidasi Eks Wali Kota Jakpus


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H