MRT Jakarta Tambah 20 Rak Sepeda di 3 Stasiun

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga membawa sepedanya memasuki gerbong di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Ahad, 28 Maret 2021. PT MRT Jakarta mengizinkan sepeda non lipat untuk diangkut ke gerbong kereta. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Warga membawa sepedanya memasuki gerbong di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Ahad, 28 Maret 2021. PT MRT Jakarta mengizinkan sepeda non lipat untuk diangkut ke gerbong kereta. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - PT MRT Jakarta menambahkan rak sepeda atau bike rack di tiga stasiun yang melayani akses sepeda non-lipat. Pelaksana tugas Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta Ahmad Pratomo mengatakan total ada tambahan 20 rak sepeda.

    "Penambahan bike rack menjadi 20 unit di tiga stasiun, yakni Stasiun Lebak Bulus Grab, Blok M BCA, dan Bundaran HI," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Senin, 19 April 2021.

    Menurut dia, penambahan ini dalam rangka memperbaiki akses jalur sepeda non-lipat di stasiun MRT. BUMD DKI itu juga membuat agar permukaan ramp jalur sepeda tak licin. Caranya dengan memakai material karpet coil plastic pada ramp.

    "Reposisi dan modifikasi ramp agar pedal sepeda tidak tersangkut," ucap dia.

    PT MRT Jakarta menyediakan akses sepeda non-lipat naik kereta Ratangga sejak 24 Maret 2021, atau tepat di usia dua tahun MRT. Sepeda non-lipat hanya diizinkan naik di kereta nomor 6.

    Untuk sepeda lipat sudah terlebih dulu diperbolehkan naik MRT. Pengguna sepeda lipat bisa menggunakan kereta nomor 3 dan 4. PT MRT juga membuat tempat parkir sepeda sementara di tiga stasiun khusus sepeda non-lipat.

    Baca juga: MRT Jakarta Dapat Rekor Muri Penyedia Fasilitas Sepeda Terbanyak


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.