Maulid di Petamburan, Haris Ubaidillah Menangis Saat Minta Maaf ke Rizieq Shihab

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana persidangan Rizieq Shihab untuk kasus kerumunan di Megamendung, Jawa Barat, yang hanya bisa dipantau melalui layar televisi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin, 19 April 2021. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Suasana persidangan Rizieq Shihab untuk kasus kerumunan di Megamendung, Jawa Barat, yang hanya bisa dipantau melalui layar televisi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin, 19 April 2021. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, JakartaTerdakwa Haris Ubaidillah, Ketua Panitia Maulid Nabi Muhammad SAW dan pernikahan putri Rizieq Shihab menangis saat meminta maaf kepada mantan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) itu dalam sidang perkara kerumunan di Petamburan.

    Dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin, jaksa menanyakan kepada terdakwa Haris Ubaidillah perihal tujuan acara di Petamburan yang digelar pada 14 November 2020.

    "Acara ini adalah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Habib, saya mohon maaf," kata Haris Ubaidillah sambil menghampiri Rizieq Shihab dan mencium tangannya.

    Haris Ubaidillah menjelaskan bahwa dirinya dan panitia lain mengetahui rencana pernikahan putri Rizieq Shihab dari terdakwa Sobri Lubis. Haris cs. berinisiatif menggelar acara akad nikah putri Rizieq Shihab di panggung perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Petamburan.

    "Pada saat itu KH Sobri tidak bisa berikan jawaban menunggu konfirmasi dari Habib Rizieq Shihab. Saya ingin mengatakan apakah ini saya harus mengucapkan syukur atau istighfar," ujar Haris Ubaidillah sambil tersedu.

    Haris mengatakan bahwa Rizieq setuju akad nikah putrinya digelar di panggung perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW  di Petamburan, dengan catatan menjalankan protokol kesehatan. "Karena saat Habib Rizieq setuju dengan catatan melaksanakan protokol kesehatan, akhirnya akad nikah dilaksanakan di panggung perayaan maulid." 

    Baca: Maulid di Petamburan, Haris Ubaidillah: Saya Tak Ingin Massa Hadir


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.