Melayat Jenazah Toriq Hadad, Anies Baswedan: Dia Orang Baik

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyelawat jenazah Dirut PT Tempo Inti Media, Toriq Hadad di RS Pondok Indah, Jakarta, 8 Mei 2021. Foto/Istimewa

    Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyelawat jenazah Dirut PT Tempo Inti Media, Toriq Hadad di RS Pondok Indah, Jakarta, 8 Mei 2021. Foto/Istimewa

    Jakarta - Gubernur DKI Anies Baswedan melayat jenazah Direktur Utama PT Tempo Inti Media Tbk Toriq Hadad pagi ini. Dalam layatan itu, Anies menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya Toriq. 

    "Saya merasa sangat kehilangan," ujar Anies Baswedan singkat di kamar jenazah RS Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu pagi, 8 April 2021. 

    Dalam kunjungan itu, Anies juga menyempatkan diri berdoa di depan jenazah Toriq. Anies menyampaikan bahwa pria yang tutup usia pada 61 tahun itu merupakan sosok yang mengayomi

    Kabar duka wafatnya Toriq Hadad pertama kali dikabarkan oleh Kepala Pemberitaan Korporat Tempo Media Grup Arif Zulkifli. Ia mengatakan Toriq Hadad meninggal di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta, pada Sabtu subuh. "Di RSPI pukul 05.15," kata Arif saat dikonfirmasi.

    Belum diketahui penyebab Toriq meninggal, mantan pemimpin redaksi Koran Tempo itu telah menjalani perawatan di rumah sakit selama dua pekan.

    Toriq bergabung dengan Tempo setelah ia meraih gelar sarjana pertanian di Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 1984. Setelah itu, ia menjadi Kepala Biro di Jawa Timur pada 1987-1989. Tiga tahun kemudian, pria kelahiran Surabaya 1960 ini menjabat sebagai Kepala Biro Jakarta.

    Pada 1995, bersama almarhum Yusril Djalinus dan sejumlah wartawan, Toriq Hadad mendirikan situs berita online pertama di Indonesia yaitu Tempo Interaktif, yang kini menjadi Tempo.co. Langkah mendirikan portal berita online ini merupakan buntut pembredelan Tempo oleh rezim Soeharto kala itu.

    Baca: Toriq Hadad dan Perjuangannya Membangun Tempo.co Setelah Majalah Tempo Dibredel


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    WHO: Varian Delta Covid-19 Diduga lebih Menular dan Perlu Diwaspadai

    Varian Delta dianggap lebih menular dibandingkan varian sebelumnya. WHO sekaligus menilai bahwa varian delta covid-19 itu perlu diwaspadai.