Salat Id di Masjid Al-Azhar Usai, Imam: Tak Disangka Banyak Jemaah

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelaksanaan Salat Idul Fitri di Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, 13 Mei 2021. TEMPO/Lani Diana

    Pelaksanaan Salat Idul Fitri di Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, 13 Mei 2021. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Salat Idul Fitri atau salat Id di Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis pagi, berlangsung dengan khusyuk dan lancar. 

    Imam Salat Id di Masjid Al-Azhar Achmad Khotib mengatakan ibadah berjalan lancar. Dia tak menyangka banyak jemaah yang hadir pada salat di lapangan Masjid Al Azhar itu.

    "Tidak disangka juga begitu banyak jemaah yang hadir, ternyata, walaupun kami di Masjid Al-Azhar tetap pakai protokol kesehatan," kata dia saat ditemui usai salat, Kamis, 13 Mei 2021.

    Menurut Achmad, setiap sudut lapangan masjid dipenuhi jemaah. Panitia menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 tetap diberlakukan sesuai arahan pemerintah.

    Dari pantauan Tempo, antarjemaah saling menjaga jarak, meski tak semuanya. Mereka juga tetap memakai masker.

    Pada tahun lalu Masjid Al-Azhar tak menggelar Salat Idul Fitri sesuai kebijakan pemerintah DKI Jakarta. Namun tahun ini Salat Ied diizinkan dengan pembatasan orang maksimal 50 persen dari kapasitas.

    "Jadi semuanya sudah berjalan dengan baik, mudah-mudahan ini juga tidak menimbulkan gejala baru, fenomena baru dengan Idul Fitri ini," jelas dia.

    Pada hari raya Idul Fitri ini, Masjid Al-Azhar menggelar Salat Id dengan pembatasan orang 50 persen dari total kapasitas 5 ribu jemaah.

    Baca juga: Salat Id dengan Syarat Diizinkan di Kota Tangerang


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Aman Berkendara dan Beraktivitas di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

    Jika harus keluar rumah, masyarakat wajib waspada dan melindungi diri dari Covid-19. Simak tips aman berkendara saat kasus Covid-19 merajalela.