Epidemiolog Sarankan Anies Baswedan Segera Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kata

    Kata "COVID-19" tercermin dalam setetes jarum suntik dalam ilustrasi yang diambil pada 9 November 2020. [REUTERS / Dado Ruvic / Ilustrasi]

    Jakarta - Epidemiolog dari Universitas Indonesia Tri Yunis Miko Wahyono mengingatkan Gubernur DKI Anies Baswedan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 setelah libur lebaran.

    "Setelah tanggal 17 Mei 2021 pekan depan siapkan tenaga untuk antisipasi lonjakan pasien Covid-19," kata Tri saat dihubungi TEMPO, Jumat, 14 Mei 2021.

    Tri melihat aktivitas masyarakat selama periode mudik hingga lebaran ibu cukup tinggi. Mobilitas warga yang tinggi ini berpotensi menyebabkan penularan Covid-19 bertambah luas.

    "Kalau mobilitas tinggi dibarengi dengan protokol kesehatan, penularan Covid-19 bisa dicegah. Tapi masalahnya mobilitas tinggi ini masyarakat sering abai. Jadi penularan semakin tinggi dan penyebaran semaki meluas," ucap epidemiolog ini.

    Yang lebih mengkhawatirkan, kata dia, terjadinya mudik maupun silaturahmi lebaran ini membuat orang tua atau lansia menjadi sangat rentan terhadap paparan Covid-19. Lansia yang belum mendapatkan vaksin akan lebih berisiko terpapar dan mengalami dampak yang fatal.

    "Karena mereka golongan rentan. Dikunjungi anak atau kerabat yang OTG itu sangat berbahaya," ujar Tri Yunis ihwal saran ke Gubernur Anies Baswedan itu.

    Baca juga : Ragunan di Libur Lebaran 2021, Polres Metro Jakarta Selatan Tambah 225 Personel

    IMAM HAMDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.