Kembali dari Mudik, 513 Warga Pulogadung Tes Swab

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi swab test atau tes usap Covid-19. REUTERS

    Ilustrasi swab test atau tes usap Covid-19. REUTERS

    Jakarta - Sebanyak 513 warga Pulogadung yang baru kembali dari mudik akan dites swab oleh Tiga Pilar Polsek Pulogadung, Jakarta Timur. Tes dilakukan setelah aparat polisi mendata warga yang meninggalkan Jakarta pada Libur Lebaran kemarin. 

    "Tes swab antigen gratis untuk warga Pulogadung yang kembali ke rumahnya setelah pulang kampung," ujar Kapolsek Pulogadung Komisaris Beddy Suwendi kepada Tempo, Senin, 17 Mei 2021. 

    Fasilitas tes swab gratis itu berada di halaman Mapolsek Pulogadung, Jakarta Timur. Masyarakat yang harus menjalani tes di sana adalah mereka yang tidak mengantongi surat bebas Covid-19 setelah kembali dari mudik. 

    "Sejauh ini masih pada negatif hasilnya," kata Beddy. 

    Jika ada warga yang dinyatakan positif, petugas akan merujuknya ke Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat untuk dites swab PCR. Kalau positif, warga akan diminta isolasi di Wisma Atlet, secara mandiri di rumahnya, atau hotel yang disediakan pemerintah. 

    Pemeriksaan surat bebas Covid-19 bagi pemudik yang pulang ke Jakarta ini instruksi langsung Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mohammad Fadil Imran. Kebijakan ini merupakan langkah antisipasi melonjaknya penularan Covid-19 pasca arus balik Lebaran. 

    Fadil yakin polisi tak akan luput menjaring masyarakat yang diam-diam kembali ke Jakarta tanpa membawa surat tersebut. "Kalau Anda lolos di pos penyekatan, Anda tidak mungkin lolos di basis komunitas. Karena seluruh RT, RW, Babinsa, Babinkantibmas akan datang," ujar Fadil 

    Kepolisian mencatat, 1,2 juta warga Jakarta mudik lebaran selama masa larangan dari pemerintah. Sebagain besar mudik sebelum adanya Operasi Ketupat Jaya 2021 yang berlangsung sejak 6 hingga 17 Mei menggunakan jalur darat, laut dan udara.

    Baca: Wagub DKI Minta Warga yang Kembali dari Mudik Tak Bawa Kerabat ke Ibu Kota


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM, Polda Metro Jaya Tutup 10 Ruas Jalan Akibat Lonjakan Kasus Covid-19

    Polisi menutup 10 ruas jalan di sejumlah kawasan DKI Jakarta. Penutupan dilakukan akibat banyak pelanggaran protokol kesehatan saat PPKM berlangsung.