Wagub DKI Minta Warga yang Kembali dari Mudik Tak Bawa Kerabat ke Ibu Kota

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui awak media di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, pada Kamis, 22 April 2021. Tempo/Adam Prireza

    Wakil Gubernur DKI jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui awak media di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, pada Kamis, 22 April 2021. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.CO, Jakarta- Wakil Gubernur atau Wagub DKI Ahmad Riza Patria meminta masyarakat yang mudik untuk tidak membawa kerabatnya saat kembali ke Ibu Kota. Menurut dia, DKI Jakarta sebagai Ibu Kota sudah cukup padat.  

    “Jadi kami juga mohon maaf bagi yang kembali ke Jakarta untuk tidak membawa seperti tahun-tahun selama ini, dari dulu setiap habis lebaran itu yang pulang kampung membawa temannya, saudaranya ke Jakarta,” tutur dia di Balai Kota pada Senin, 17 Mei 2021. 

    Riza Patria menyarankan agar masyarakat bekerja di daerah masing-masing. Menurut dia, banyak sekali yang dapat dilakukan di kampung halaman. Terlebih, saat ini masyarakat bersama Pemprov DKI tengah berusaha melawan pandemi Covid-19 yang tak kunjung reda. “Kita bekerja di tempat kita masing-masing di kampung kita masing-masing, banyak sekali yang bisa kita kerjakan, tidak semua harus bekerja di Jakarta,” ucap Riza.

    Riza mengatakan masyarakat yang pulang dari mudik harus membawa surat bebas Covid-19. Ia memastikan jajaran RT, RW, dan Kelurahan akan memastikan warganya yang baru kembali dari mudik tak membawa penyakit. “Jangan sampai kembali ke Jakarta membawa virus,” kata Riza. 

    Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Fadil Imran mengatakan setidaknya ada 1,2 juta orang yang meninggalkan DKI Jakarta pada periode larangan mudik Lebaran. Angka tersebut dikonfirmasi oleh Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo yang mengatakan angkanya bahkan telah mencapai 1,5 juta orang.

    Baca juga: Polda Metro Ancam Jemput Paksa Pemudik yang Tak Kantongi Surat Bebas Covid-19

    ADAM PRIREZA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM, Polda Metro Jaya Tutup 10 Ruas Jalan Akibat Lonjakan Kasus Covid-19

    Polisi menutup 10 ruas jalan di sejumlah kawasan DKI Jakarta. Penutupan dilakukan akibat banyak pelanggaran protokol kesehatan saat PPKM berlangsung.